Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Usai Taklukkan Kodai Naraoka

Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, berhasil mengamankan satu tempat di babak semifinal Malaysia Open 2026. Langkah Jojo, sapaan akrabnya, ke babak empat besar turnamen level Super 1000 ini dipastikan setelah menumbangkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, dalam laga perempat final yang digelar pada Jumat (9/1/2026).

Jonatan Christie menampilkan performa impresif sepanjang pertandingan. Ia sukses mengakhiri perlawanan Kodai Naraoka dalam dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-17 dan 21-13. Kemenangan ini menjadi penegas konsistensi Jojo di ajang bergengsi tersebut.

Pebulu tangkis unggulan keempat itu mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraihnya. Menurut Jonatan, penerapan strategi yang telah disiapkan berjalan sesuai rencana, sehingga membantunya meraih kemenangan penting.

“Puji Tuhan, saya bersyukur bisa bermain dengan baik hari ini. Strategi yang disiapkan bisa dijalankan dengan tepat dan akhirnya saya bisa kembali lolos ke semifinal Super 1000,” ujar Jonatan.

Atlet yang akrab disapa Jojo ini menilai momen krusial terjadi pada gim pertama ketika kedudukan sempat imbang 16-16. Pada situasi genting tersebut, ia memilih untuk bermain lebih tenang sembari membaca pola permainan lawannya.

“Saya melihat dia ingin lebih menyerang. Di situ saya menunggu dia bermain aktif lebih dahulu, lalu saya balas dengan serangan balik,” jelasnya merinci taktiknya.

Lebih lanjut, Jonatan mengaku menikmati setiap momen pertandingan. Ia merasakan alur permainan yang mengalir sehingga membuatnya lebih rileks di lapangan.

“Vibes di lapangan terasa enak. Saya coba menikmati permainan, banyak senyum juga. Beberapa pukulan dia bagus dan itu patut diapresiasi. Saya juga bisa belajar dari situ,” tambahnya.

Di babak semifinal, Jonatan Christie akan berhadapan dengan pemenang antara wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, atau wakil Prancis, Alex Lanier. Ia menyadari kedua calon lawannya memiliki kualitas permainan yang tinggi dan menuntut persiapan matang.

“Keduanya pemain bagus. Saya harus lebih waspada, lebih siap secara strategi, apa yang perlu dilakukan dan diterapkan di pertandingan besok,” pungkas Jonatan.