BWF Puji Dua Pebulu Tangkis Muda Indonesia yang Bersinar di Sudirman Cup 2025
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memberikan apresiasi khusus kepada dua pebulu tangkis muda Indonesia yang menunjukkan performa gemilang dalam ajang Sudirman Cup 2025. Turnamen yang berlangsung tanpa banyak kejutan ini memprediksi China sebagai juara untuk ke-14 kalinya.
Skuad bulu tangkis Tiongkok seharusnya berterima kasih kepada Indonesia yang telah membuat Korea Selatan bekerja keras di final. Tim Merah Putih, yang dipimpin oleh Jonatan Christie, berhasil memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Korea.
Indonesia lolos sebagai juara Grup D dan menyingkirkan Thailand di perempat final dengan skor 3-1. Di babak semifinal, Indonesia nyaris mempermalukan Korea Selatan setelah berhasil memaksa kelima wakilnya bertanding hingga akhir.
Sorotan Alwi Farhan
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menjadi salah satu sorotan utama berkat kemenangannya yang gemilang. Ia berhasil mencuri poin penting di sektor tunggal putra, bahkan sempat memberikan skor satu digit kepada lawannya, Cho Geon Yeop, dengan tiga gim yang berakhir 16-21, 21-8, 21-8.
Meskipun Indonesia harus kalah di nomor ganda campuran, tunggal putri, dan ganda putri, perjuangan tim Merah Putih patut diacungi jempol.
“Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Korea dipaksa hingga batas kemampuan oleh Indonesia, yang berhasil menyelamatkan match point di game keempat untuk memperpanjang kedudukan,” tulis BWF pada Sabtu (27/12/2025). “Korea akhirnya menang di pertandingan yang berlangsung hingga larut malam, tetapi Indonesia telah memberikan pukulan telak yang terlihat pada Korea keesokan harinya.”
Pujian untuk Putri Kusuma Wardani
Di sisi lain, dua wakil tunggal Indonesia tetap layak mendapatkan pujian atas penampilan mereka. Putri Kusuma Wardani disebut sebagai salah satu tunggal putri yang menjanjikan bagi masa depan bulu tangkis Indonesia.
“Grup D secara luas diperkirakan akan menjadi ‘Grup Neraka’ karena menampilkan Indonesia, Denmark, India, dan Inggris, tetapi dengan India dan Inggris menurunkan skuad peringkat kedua, penempatan grup sesuai dengan unggulan,” ujar BWF.
Performa Putri Kusuma Wardani menjadi kejutan tersendiri bagi Indonesia, terutama karena ia menggantikan Gregoria Mariska Tunjung yang mengalami cedera. Ia berhasil mengalahkan Pusarla V Sindhu dan Line Kjaersfeldt di pertandingan grup, serta Pornpawee Chochuwong di perempat final.
Pujian serupa juga datang dari pelatih China, Zhang Jun. “Putri memiliki potensi dan merupakan pemain yang kompetitif. Dia (Putri) menunjukkan kekuatan yang hebat dalam menyerang,” tutur Zhang.
Tren Positif Indonesia
Alwi Farhan juga menjadi sosok yang mengejutkan berkat kemenangannya atas Anders Antonsen, yang merupakan peringkat ketiga dunia.
“Indonesia memiliki pemain unggulan lainnya dalam diri Alwi Farhan muda, yang menciptakan kejutan di turnamen ini dengan mengalahkan Anders Antonsen dalam tiga gim,” tulis BWF.
Keberhasilan mencapai semifinal Sudirman Cup 2025 ini mengakhiri tren kurang memuaskan Indonesia dalam dua turnamen sebelumnya. Terakhir kali Indonesia menjadi juara pada edisi pertama Sudirman Cup tahun 1989. Sejak itu, Indonesia telah enam kali menjadi runner-up dan delapan kali mencapai semifinal, termasuk pada edisi 2025 ini.