Tim Nasional Voli Putra Indonesia dipastikan tampil tanpa dua pemain seniornya, Rivan Nurmulki dan Nizar Julfikar, dalam rangkaian agenda internasional sepanjang 2026. Meski kehilangan dua pilar berpengalaman, PP PBVSI tetap optimistis skuad Merah Putih mampu bersaing di level Asia.

Kabar mundurnya kedua pemain diterima PBVSI pada Kamis, 21 Mei 2026, bertepatan dengan dimulainya pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Jawa Barat.

Timnas Voli Putra Indonesia saat ini tengah menjalani persiapan menghadapi agenda padat sepanjang pertengahan hingga akhir tahun, mulai dari AVC Nations Cup 2026, SEA V League 2026, hingga Asian Games 2026.

Rivan dan Nizar Jadi Kehilangan Besar

Absennya Rivan Nurmulki menjadi perhatian besar karena opposite hitter berusia 30 tahun tersebut merupakan salah satu tulang punggung Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Rivan dikenal memiliki pengalaman internasional luas setelah sempat bermain di liga luar negeri, termasuk Jepang, Thailand, dan Vietnam.

Selain menjadi mesin poin utama, kehadiran Rivan juga selama ini dianggap penting dalam membangun mental bertanding tim di laga-laga besar Asia.

Sementara itu, Nizar Julfikar merupakan salah satu setter senior yang memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional. Kemampuan distribusi bola dan kepemimpinannya di lapangan menjadikan Nizar sebagai sosok sentral dalam permainan Indonesia selama beberapa musim terakhir.

Belum ada penjelasan detail dari PBVSI terkait alasan mundurnya kedua pemain tersebut dari pelatnas.

Fokus Hadapi AVC Nations Cup 2026

Di bawah arahan pelatih anyar asal Brasil, Sergio Veloso, Timnas Indonesia kini fokus mempersiapkan diri menghadapi AVC Nations Cup 2026 yang berlangsung di Ahmedabad, India, pada 20-28 Juni 2026.

Indonesia tergabung di Grup B bersama tim-tim kuat Asia seperti Qatar, Korea Selatan, Thailand, Pakistan, dan Oman. Grup tersebut diprediksi menjadi salah satu grup paling berat di turnamen.

Ajang ini menjadi ujian awal bagi Sergio Veloso sejak ditunjuk menangani Timnas Voli Putra Indonesia. Pelatih asal Brasil itu diharapkan mampu membawa warna baru sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di level Asia.

SEA V League dan Asian Games Jadi Target Berikutnya

Setelah AVC Nations Cup, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan di SEA V League 2026 yang digelar dalam dua seri. Seri pertama berlangsung di Filipina pada 15-19 Juli 2026, sedangkan seri kedua akan digelar di Indonesia pada 22-26 Juli 2026.

Turnamen regional tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim sebelum menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Untuk cabang olahraga voli putra, pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 27 September hingga 3 Oktober 2026. Asian Games menjadi salah satu target terbesar Indonesia karena persaingan akan melibatkan kekuatan utama Asia seperti Jepang, Iran, China, dan Korea Selatan.

Pemain Muda Dapat Kesempatan

Absennya dua pemain senior membuka peluang lebih besar bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional. Sebelumnya, PBVSI telah memanggil sejumlah nama baru ke pelatnas, termasuk Fauzan Nibras, Putra Bagus Hidayatullah, dan Raihan Rizky Attorif.

PBVSI juga baru menambah dua pemain lain, yakni Alfin Daniel Pratama dan Rama Fazza Fauzan, sehingga total pemain yang mengikuti pelatnas kini mencapai 18 orang.

Dengan kombinasi pemain senior yang tersisa dan talenta muda, Indonesia berharap tetap mampu tampil kompetitif di tengah perubahan komposisi skuad.