Detak Media — Produsen smartphone Nothing mengonfirmasi pembatalan rencana peluncuran penerus CMF Phone 2 Pro untuk tahun ini. Keputusan diambil menyusul lonjakan tajam harga komponen memori (RAM) yang membuat target harga ramah kantong tidak dapat dipertahankan.
Co-founder Nothing, Akis Evangelidis, menyatakan perusahaan sebenarnya tengah mengembangkan penerus tersebut. Namun, menurutnya, “dengan harga memori (RAM) yang ada saat ini, kami tidak bisa meracik ponsel yang benar-benar terasa seperti sebuah peningkatan nyata dengan harga yang masuk akal untuk CMF. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk tidak meluncurkan ponsel CMF baru tahun ini.”
Biaya RAM Memukul Rencana Produk
Lonjakan harga RAM menjadi alasan utama penghentian rencana itu. Sebelumnya CEO dan Co-founder Nothing, Carl Pei, juga mengungkapkan dampak krisis pasokan memori terhadap biaya produksi perangkat kelas menengah perusahaan.
Pei memberi contoh pada perangkat Nothing Phone 4A. “Untuk Phone 4A, biaya memori berlipat ganda antara saat kami memutuskan untuk membangun perangkat dan saat perangkat tersebut diluncurkan. Bahkan, biayanya telah berlipat ganda lagi sejak saat itu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa situasi tersebut menjadikan RAM salah satu komponen perangkat keras paling mahal dalam smartphone saat ini.
Tekanan Harga Tidak Hanya Menimpa Segmen Murah
Lonjakan harga komponen memori juga berdampak pada perusahaan teknologi besar. CEO Apple, Tim Cook, menyampaikan bahwa tekanan biaya komponen memaksa perusahaannya mempertimbangkan kenaikan harga jual produk. “Situasi ini sudah menjadi tidak berkelanjutan,” kata Cook.
Rencana Produk Lain Tetap Ada
Meski menunda penerus CMF Phone 2 Pro, Nothing menjanjikan masih ada rencana peluncuran produk lain dalam waktu dekat. Perusahaan belum mengumumkan rincian lebih lanjut mengenai produk pengganti atau jadwal baru.
Ikuti Detak Media
