— Winger timnas Inggris, Noni Madueke, mengatakan timnya memfokuskan latihan tendangan penalti menjelang pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo.

Partai Inggris kontra RD Kongo digelar Rabu, 1 Juli 2026 waktu setempat atau pukul 23.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.

Latihan Penalti Jadi Prioritas

Madueke menyebut latihan adu penalti diperlakukan sama seriusnya seperti fase permainan lain yang kerap dilatih tim.

“Sama seperti semua fase permainan lainnya, kami menanggapi hal ini dengan sangat serius,” ujar Madueke. “Saat memasuki fase gugur, aspek ini menjadi semakin krusial dalam pertandingan; jadi, seperti halnya setiap bagian dari permainan kami, kami ingin mencapai level tertinggi dalam aspek tersebut.”

Peran Madueke Saat Saka Cedera

Madueke menjadi pilihan utama di lini serang Inggris setelah Bukayo Saka sempat absen akibat cedera. Kondisi tersebut membuatnya turun dalam dua laga pembuka Grup L melawan Kroasia dan Ghana.

Kompetisi Sehat dengan Bukayo Saka

Soal persaingan dengan Bukayo Saka, Madueke menegaskan hubungan keduanya tetap baik dan kompetisi di antara mereka bersifat sehat.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa kami sangat dekat, jadi biasanya situasi persaingan ini mungkin terasa agak aneh, namun kenyataannya tidak demikian. Menurut saya, hal itu sama sekali tidak memengaruhi hubungan kami,” kata Madueke. “Saya merasa kami saling menginginkan yang terbaik saat salah satu dari kami bermain.”

Madueke juga menjelaskan perbedaan gaya permainan mereka: “Saya lebih unggul saat bermain di ruang terbuka, sedangkan dia lebih unggul saat bermain di situasi yang padat pemain.”

“Saya merasa Anda harus selalu berada di level tertinggi karena tahu ada pemain hebat yang siap sedia dan terus membayangi posisi Anda demi bisa masuk ke dalam tim. Menurut saya, persaingan sehat semacam itu memang bagus, namun saat bermain untuk Arsenal maupun Inggris, sebenarnya Anda tidak butuh dorongan pihak lain untuk tetap menjaga performa di level tertinggi,” tutupnya.