— Michael Carrick menjadi salah satu nama yang paling mengejutkan dalam daftar nominasi penghargaan Manajer Terbaik Premier League musim 2025/2026.

Mantan gelandang legendaris Manchester United tersebut berhasil masuk dalam persaingan meski baru menangani tim utama selama empat bulan terakhir.

Kehadiran Carrick dalam daftar kandidat langsung menarik perhatian publik sepak bola Inggris. Pasalnya, ia mampu memberikan dampak instan sejak ditunjuk menggantikan Ruben Amorim pada pertengahan Januari lalu.

Saat pertama kali datang ke Old Trafford, Manchester United tengah berada dalam situasi sulit dan tertahan di posisi keenam klasemen sementara Premier League.

Namun, Carrick sukses mengubah performa Setan Merah secara drastis hingga akhirnya membawa klub naik ke posisi ketiga klasemen dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Transformasi Cepat Manchester United

Perubahan yang dilakukan Carrick terlihat jelas dalam performa Manchester United di paruh kedua musim ini. Tim tampil jauh lebih konsisten, agresif, dan percaya diri dalam menghadapi lawan-lawan besar.

Debut Carrick sebagai pelatih kepala bahkan langsung menghadirkan hasil impresif setelah Manchester United sukses mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0.

Kemenangan tersebut dianggap menjadi titik awal kebangkitan Setan Merah di bawah arahannya.

Dalam total 15 pertandingan liga yang dipimpin Carrick, Manchester United mampu meraih 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan.

Dari 45 poin maksimal yang tersedia, Setan Merah berhasil mengumpulkan 33 poin. Catatan tersebut menjadi salah satu performa terbaik di Premier League sejak Januari 2026.

Tak hanya meraih kemenangan, United juga tampil meyakinkan saat menghadapi sejumlah tim besar. Carrick sukses membawa timnya menaklukkan Arsenal, Liverpool, hingga Chelsea dalam beberapa pekan terakhir.

Persaingan Ketat dengan Guardiola dan Arteta

Meski tampil impresif, Carrick tetap menghadapi persaingan berat dalam perebutan penghargaan Manajer Terbaik Premier League musim ini.

Ia harus bersaing dengan pelatih-pelatih elite seperti Pep Guardiola dan Mikel Arteta.

Guardiola kembali masuk nominasi setelah membawa Manchester City tetap bersaing di papan atas dan berpeluang menambah koleksi penghargaan pribadinya menjadi enam gelar manajer terbaik Premier League.

Sementara itu, Arteta berhasil menjaga konsistensi Arsenal dalam perebutan gelar juara liga musim ini.

Selain tiga nama tersebut, nominasi juga diisi oleh beberapa pelatih yang tampil mengejutkan bersama klub masing-masing.

Keith Andrews masuk daftar setelah membawa Brentford tampil kompetitif sepanjang musim.

Kemudian ada Andoni Iraola yang sukses mengangkat performa AFC Bournemouth, serta Regis Le Bris yang tampil impresif bersama Sunderland.

Peluang Carrick Jadi Pelatih Permanen

Keberhasilan Carrick mengangkat performa Manchester United membuat banyak pihak mulai mendukung dirinya untuk diangkat sebagai pelatih permanen klub.

Perubahan atmosfer di ruang ganti serta peningkatan kualitas permainan tim dianggap sebagai bukti kapasitas Carrick sebagai pelatih muda potensial.

Dukungan suporter juga terus meningkat setelah United kembali tampil kompetitif di level tertinggi sepak bola Inggris.

Kini perhatian publik tertuju pada dua pertandingan terakhir Manchester United musim ini melawan Nottingham Forest dan Brighton & Hove Albion.

Hasil dari dua laga tersebut diyakini akan semakin menentukan peluang Carrick untuk mempertahankan posisinya sebagai pelatih utama Manchester United musim depan.