— Semen Padang FC tetap menargetkan kemenangan saat menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-32 Liga Super Indonesia musim 2025/2026. Meski sudah dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Kabau Sirah bertekad menutup musim dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di GOR Haji Agus Salim pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi salah satu laga emosional bagi Semen Padang karena mereka ingin tetap menunjukkan semangat juang meski nasib klub sudah tidak bisa diselamatkan.

Kepastian turun kasta memang menjadi pukulan berat bagi publik sepak bola Sumatera Barat. Namun, skuad Semen Padang tidak ingin menyerah begitu saja dan bertekad memberikan penampilan terbaik hingga kompetisi berakhir.

Imran Nahumarury Tegaskan Laga Tetap Penting

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan pertandingan melawan Persik Kediri tetap memiliki arti besar bagi timnya. Menurut dia, para pemain masih memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kemenangan kepada masyarakat Padang dan para suporter yang terus mendukung tim sepanjang musim.

Imran mengatakan status degradasi memang membuat tekanan terhadap tim berkurang. Namun, hal tersebut tidak mengurangi motivasi pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan yang tersisa.

“Pertandingan ini tetap penting bagi kami. Para pemain punya kesempatan memberikan kemenangan untuk masyarakat Padang dan para pendukung Semen Padang,” ujar Imran dalam konferensi pers jelang laga.

Ia juga menilai kondisi tanpa tekanan klasemen bisa membuat para pemain tampil lebih lepas dan percaya diri di atas lapangan. Situasi tersebut diharapkan mampu membantu tim menunjukkan permainan terbaik mereka.

Semen Padang Bermain Tanpa Beban

Kepastian degradasi membuat Semen Padang kini bermain tanpa tekanan besar seperti sebelumnya. Imran Nahumarury menyebut para pemain mulai menikmati permainan karena tidak lagi dibebani target bertahan di Liga Super Indonesia.

Meski demikian, sang pelatih tetap meminta seluruh pemain menjaga profesionalisme dan semangat juang hingga kompetisi berakhir. Ia tidak ingin tim kehilangan motivasi hanya karena posisi mereka sudah tidak dapat diselamatkan.

“Sekarang mungkin kami bermain tanpa beban karena situasinya sudah seperti ini. Tetapi saya tetap meminta pemain menjaga profesionalisme sampai akhir musim,” katanya.

Pendekatan tersebut diyakini dapat membuat Semen Padang tampil lebih berani saat menghadapi Persik Kediri. Bermain di kandang sendiri juga menjadi tambahan motivasi bagi Kabau Sirah untuk meraih hasil positif.

Irsyad Maulana Pastikan Tim Tetap Berjuang

Kapten kedua Semen Padang, Irsyad Maulana, memastikan semangat para pemain tidak menurun meski tim telah dipastikan terdegradasi. Menurutnya, seluruh anggota skuad tetap ingin menutup musim dengan hasil yang membanggakan.

Irsyad menilai perjuangan Semen Padang belum selesai. Ia berharap tim mampu memberikan kebahagiaan kepada masyarakat Sumatera Barat melalui kemenangan di kandang sendiri.

“Apapun kondisinya, kami tetap akan berjuang sampai akhir musim. Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk Semen Padang dan masyarakat Sumatera Barat,” ujar Irsyad.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa para pemain masih memiliki rasa tanggung jawab besar terhadap klub dan suporter. Dukungan publik Padang juga diperkirakan tetap akan memadati stadion untuk memberikan semangat kepada tim kesayangan mereka.

Persik Kediri Waspadai Kebangkitan Kabau Sirah

Di sisi lain, Persik Kediri dipastikan tidak ingin meremehkan kondisi Semen Padang. Tim berjuluk Macan Putih itu tetap memburu kemenangan demi mengamankan posisi di papan tengah klasemen.

Situasi Semen Padang yang bermain tanpa tekanan justru bisa menjadi ancaman bagi tim tamu. Persik diprediksi harus bekerja keras menghadapi motivasi tinggi tuan rumah yang ingin menutup musim dengan kepala tegak.

Pertandingan ini diperkirakan berjalan terbuka karena kedua tim sama-sama memiliki target berbeda. Semen Padang ingin menjaga harga diri di kandang sendiri, sementara Persik Kediri membutuhkan poin untuk memastikan posisi mereka tetap aman hingga akhir musim.

Dengan atmosfer emosional yang menyelimuti laga, duel di GOR Haji Agus Salim diprediksi berlangsung sengit dan menarik sejak menit pertama.