Lisandro Martinez, bek tengah Manchester United, menerima kartu merah dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Leeds United di Old Trafford, yang berakhir dengan kekalahan 2-1 bagi timnya. Atas insiden tersebut, Manchester United kini dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding terhadap keputusan kartu merah tersebut dan potensi sanksi larangan bermain yang menyertainya.

Insiden yang memicu kartu merah Martinez terjadi pada menit ke-56. Bek asal Argentina itu tertangkap kamera menarik rambut penyerang Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, sebuah kejadian yang awalnya luput dari pengamatan wasit Paul Tierney. Namun, setelah intervensi dari Video Assistant Referee (VAR), Tierney dipanggil untuk meninjau ulang tayangan di monitor pinggir lapangan.

Menyusul peninjauan tersebut, wasit Paul Tierney secara resmi memberikan kartu merah kepada Lisandro Martinez dengan alasan “perilaku kekerasan”. Keputusan ini kemudian mendapat dukungan dari pernyataan resmi Liga Primer Inggris, yang menguatkan validitas sanksi tersebut.

Ancaman Sanksi dan Upaya Banding Manchester United

Akibat kartu merah yang diberikan atas dasar “perilaku kekerasan” tersebut, Lisandro Martinez menghadapi ancaman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan. Sanksi ini akan membuatnya absen dalam laga-laga penting Manchester United melawan Chelsea, Brentford, dan Liverpool.

Kabar mengenai pertimbangan banding Manchester United ini pertama kali dilaporkan oleh Steven Railston melalui akun X-nya. Informasi tersebut mengindikasikan bahwa manajemen klub serius menanggapi keputusan kartu merah yang berpotensi merugikan tim.

“United sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas keputusan pengusiran Martinez. Sang bek menghadapi larangan tiga pertandingan karena ‘perilaku kekerasan’ #mufc,” ujar Steven Railston dalam cuitannya pada 13 April 2026.

Dengan potensi absennya Martinez dalam separuh sisa pertandingan Manchester United, jelas mengapa klub berjuluk Setan Merah ini berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan wasit.

Krisis Lini Belakang Manchester United

Musim ini menjadi periode yang sulit bagi Lisandro Martinez, di mana ia telah melewatkan 16 pertandingan, atau setengah dari total laga yang dimainkan Manchester United, akibat cedera. Bek tengah tersebut baru bisa kembali bermain pada akhir November 2025 setelah pulih dari cedera ACL musim lalu, kemudian kembali absen pada Maret 2026 karena cedera betis.

Situasi ini semakin memperburuk kondisi lini belakang Manchester United yang memang sedang dilanda krisis. Sebelumnya, Harry Maguire juga tengah menjalani sanksi larangan bermain akibat kartu merah yang diterimanya saat melawan Bournemouth. Selain itu, Matthijs de Ligt masih menepi karena cedera punggung jangka panjang.

Dengan absennya Lisandro Martinez, pelatih kemungkinan besar akan dihadapkan pada pilihan untuk mengandalkan bek tengah muda seperti Leny Yoro dan Ayden Heaven. Kedua pemain remaja ini akan dipercaya untuk memimpin lini pertahanan dalam perjuangan Manchester United meraih posisi Liga Champions.