Detak Media — Malut United menghadapi situasi sulit jelang pertandingan terakhir Liga Super Indonesia musim 2025/2026 kontra Borneo FC. Tim berjuluk Laskar Kie Raha dipastikan tidak dapat menurunkan delapan pemain penting saat bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling krusial pada pekan ke-34 karena berpotensi menentukan juara Liga Super Indonesia musim ini. Borneo FC masih menjaga asa meraih gelar dan membutuhkan kemenangan atas Malut United sambil berharap Persib Bandung gagal menang atas Persijap Jepara.
Saat ini Pesut Etam menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 76 poin, terpaut dua angka dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. Situasi tersebut membuat pertandingan di Stadion Segiri dipastikan berlangsung penuh tekanan bagi kedua tim.
Di sisi lain, Malut United tetap memiliki target menutup musim dengan hasil positif meski peluang finis di empat besar masih bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Delapan Pemain Malut United Dipastikan Absen
Persiapan Malut United menghadapi laga penting ini terganggu akibat absennya sejumlah pemain inti. Total ada delapan pemain yang dipastikan tidak bisa tampil dengan alasan berbeda-beda, mulai dari hukuman kartu hingga cedera.
Yakob Sayuri dan Yance Sayuri menjadi dua nama besar yang harus menepi akibat sanksi larangan bermain. Selain itu, gelandang asing Wbeymar Angulo juga masih menjalani hukuman tambahan usai menerima kartu merah saat menghadapi PSIM Yogyakarta beberapa pekan lalu.
Kondisi semakin berat setelah Lucas Cardoso ikut absen akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan empat pemain tersebut jelas memengaruhi kekuatan inti Malut United, terutama di sektor tengah dan lini serang.
Tidak hanya itu, masalah cedera juga menghantam skuad Laskar Kie Raha. Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan Alan Bernardon dipastikan belum pulih tepat waktu sehingga tidak masuk dalam daftar pemain untuk laga tandang ke Samarinda.
Sementara satu pemain lainnya, Igor Inocencio, harus absen karena alasan keluarga. Situasi ini membuat pelatih Malut United harus memutar otak untuk menyusun komposisi terbaik menghadapi tekanan besar di kandang Borneo FC.
Borneo FC Punya Peluang Besar Raih Gelar
Kondisi pincang yang dialami Malut United tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC. Tim asuhan Fabio Lefundes kini memiliki peluang besar memaksimalkan situasi demi menjaga asa juara hingga menit terakhir musim.
Pesut Etam dipastikan tampil menyerang sejak awal laga untuk memburu kemenangan. Apalagi dukungan penuh suporter di Stadion Segiri diprediksi akan menjadi tambahan motivasi bagi Mariano Peralta dan rekan-rekannya.
Namun, kemenangan saja belum cukup bagi Borneo FC untuk mengangkat trofi juara. Mereka juga harus berharap Persib Bandung kalah saat menjamu Persijap Jepara di waktu yang bersamaan.
Apabila Persib hanya bermain imbang dan Borneo FC menang, maka Maung Bandung tetap keluar sebagai juara karena unggul head to head atas Pesut Etam musim ini.
Dalam dua pertemuan sebelumnya di Liga Super Indonesia 2025/2026, Persib mencatat kemenangan 3-1 dan hasil imbang 1-1 melawan Borneo FC. Faktor tersebut membuat posisi Persib tetap lebih unggul jika poin kedua tim sama di akhir musim.
Malut United Tetap Bidik Hasil Positif
Meski datang dengan kondisi tidak ideal, Malut United menegaskan tidak akan menyerah begitu saja di Samarinda. Wakil Presiden Klub, Weshley Hutagalung, memastikan timnya tetap membawa target meraih kemenangan.
Menurutnya, pelatih sudah menyiapkan sejumlah pemain pengganti untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan para pemain inti. Malut United juga ingin menutup musim dengan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Maluku Utara dan para pendukung klub.
“Malut datang tetap dengan prinsip bermain untuk mencari kemenangan,” ujar Weshley Hutagalung.
Ia menambahkan bahwa seluruh pemain yang dibawa tetap memiliki semangat tinggi untuk memberikan performa maksimal meski situasi tim sedang tidak ideal.
Persaingan Papan Atas Masih Memanas
Malut United sendiri saat ini berada di posisi kelima klasemen sementara. Mereka masih berpeluang naik ke posisi lebih tinggi apabila mampu mencuri poin di kandang Borneo FC.
Namun sebaliknya, kekalahan juga dapat membuat posisi mereka melorot tergantung hasil pertandingan klub-klub pesaing lainnya pada pekan terakhir.
Karena itu, duel di Stadion Segiri dipastikan berlangsung sengit. Borneo FC datang dengan misi memburu gelar juara, sedangkan Malut United tetap ingin menjaga harga diri sekaligus menutup musim dengan hasil positif meski diterpa badai absensi pemain.
Ikuti Detak Media
