Detak Media — Aston Villa berhasil meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Sunderland dalam pertandingan sengit di Villa Park, Minggu (19/4/2026). Dua gol dari Ollie Watkins menjadi kunci kemenangan tuan rumah, yang akhirnya disempurnakan oleh gol penentu dari Tammy Abraham di menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memperkuat posisi Aston Villa di papan atas klasemen Liga Inggris, sekaligus memberikan dorongan moral yang signifikan dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Laga ini menyajikan tontonan menghibur dengan jual beli serangan yang intens sejak menit awal hingga akhir.
Villa Unggul Cepat, Sunderland Membalas
Aston Villa langsung menunjukkan dominasinya sejak peluit awal dibunyikan. Baru dua menit pertandingan berjalan, Ollie Watkins sukses membuka keunggulan bagi tim tuan rumah. Menerima umpan silang dari John McGinn, Watkins menyundul bola ke tiang jauh gawang Sunderland yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Gol cepat ini menjadi modal berharga bagi The Villans.
Namun, keunggulan Aston Villa tidak berlangsung lama. Pada menit kesembilan, Sunderland berhasil menyamakan kedudukan melalui gol indah dari Chris Rigg. Mendapat ruang di luar kotak penalti, Rigg melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang mengarah ke sudut jauh gawang Emiliano Martinez. Skor imbang 1-1 membuat pertandingan semakin menarik.
Ollie Watkins kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-36. Ia berhasil mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah memanfaatkan umpan tarik dari Ian Maatsen di dalam kotak penalti. Skor 2-1 untuk keunggulan Aston Villa bertahan hingga babak pertama usai. Watkins sendiri kini telah mengoleksi 101 gol untuk klub dan masuk dalam daftar sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang masa Aston Villa.
Babak Kedua Penuh Drama
Memasuki babak kedua, Aston Villa tidak mengendurkan serangan. Hanya berselang satu menit setelah jeda, Morgan Rogers berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 3-1. Rogers mencetak gol setelah menerima assist dari Watkins, menyelesaikan peluang dengan percaya diri menggunakan kaki terlemahnya.
Saat Aston Villa tampak nyaman dengan keunggulan dua gol, Sunderland secara mengejutkan mampu bangkit. Dalam rentang waktu dua menit yang dramatis, tim tamu berhasil mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Trai Hume memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86, disusul gol Wilson Isidor pada menit ke-87 yang membuat Villa Park terhenyak.
Abraham Jadi Pahlawan Kemenangan
Tertinggal agregat gol dan terkejut dengan kebangkitan Sunderland, Aston Villa berupaya keras mencari gol kemenangan. Di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3, Tammy Abraham berhasil menjadi pahlawan bagi tim tuan rumah. Memanfaatkan umpan silang mendatar dari Lucas Digne, Abraham berhasil membelokkan bola ke gawang Sunderland untuk mengubah skor menjadi 4-3. Gol telat ini disambut euforia oleh para pemain dan pendukung Aston Villa.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mengungkapkan rasa lega sekaligus tegangnya pasca pertandingan. “Kami menderita di lapangan. Ini adalah pertandingan yang sulit, tetapi kami bermain sangat baik,” ujar Emery. “Di menit-menit terakhir, mereka mencetak dua gol dan peluang yang kami kecolongan di menit 90 adalah momen yang gila. Namun, di menit terakhir, kami mendorong dan mencetak gol yang benar-benar fantastis,” tambahnya.
Kemenangan dramatis ini membuat Aston Villa semakin kokoh di zona Liga Champions. Dengan sisa lima pertandingan, mereka kini memiliki selisih 10 poin dari peringkat keenam. Hasil ini juga menjadi bukti ketahanan mental dan determinasi skuad Aston Villa dalam menghadapi situasi sulit.
Ikuti Detak Media
