— Kylian Mbappe kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia setelah resmi meraih gelar El Pichichi atau top skor La Liga musim 2025/2026. Bintang asal Prancis itu sukses mempertahankan gelar pencetak gol terbanyak Liga Spanyol untuk dua musim secara beruntun bersama Real Madrid.

Kepastian tersebut didapat setelah laga penutup musim La Liga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Dalam pertandingan itu, Real Madrid berhasil menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 4-2.

Mbappe kembali menjadi sosok pembeda bagi Los Blancos lewat satu gol spektakuler dari luar kotak penalti. Tambahan satu gol itu membuat dirinya mengoleksi total 25 gol dari 31 pertandingan di La Liga musim ini.

Mbappe Konsisten Jadi Mesin Gol Real Madrid

Sejak bergabung dengan Real Madrid dari Paris Saint-Germain, performa Mbappe memang langsung menyala. Pada musim debutnya di La Liga 2024/2025, kapten timnas Prancis tersebut langsung mencetak 31 gol dan membawa pulang trofi El Pichichi pertamanya.

Kini pada musim 2025/2026, Mbappe kembali menunjukkan konsistensi luar biasa. Meski Real Madrid gagal meraih gelar juara liga, mantan pemain PSG itu tetap menjadi pemain paling tajam di kompetisi domestik Spanyol.

Keberhasilan mempertahankan gelar top skor membuat Mbappe menjadi pemain pertama Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir yang mampu meraih El Pichichi dua musim berturut-turut.

Produktivitasnya juga sangat krusial bagi tim asuhan Carlo Ancelotti sepanjang musim. Di berbagai laga penting, Mbappe kerap menjadi penentu kemenangan lewat kecepatan, teknik individu, dan penyelesaian akhir yang mematikan.

Real Madrid Gagal Kejar Barcelona

Meski sukses meraih kemenangan pada pekan terakhir, hasil tersebut tetap tidak cukup membawa Real Madrid menyalip Barcelona di klasemen akhir La Liga.

Barcelona tetap keluar sebagai juara dengan koleksi 94 poin meski kalah 1-3 dari Valencia di laga terakhir musim ini.

Sementara itu, Real Madrid harus puas finis sebagai runner-up dengan raihan 86 poin. Selisih delapan angka dari Barcelona menjadi bukti bahwa persaingan gelar musim ini berlangsung sangat ketat hingga pekan-pekan terakhir.

Bagi Mbappe, situasi tersebut seperti mengulang kisah musim sebelumnya. Walau berhasil menjadi top skor liga dua musim beruntun, ia kembali gagal membawa Real Madrid meraih trofi La Liga.

Vedat Muriqi Gagal Kejar Mbappe

Persaingan perebutan gelar top skor sebenarnya masih terbuka hingga pekan terakhir. Striker Real Mallorca, Vedat Muriqi, menjadi pesaing terdekat Mbappe dengan selisih dua gol sebelum laga terakhir dimainkan.

Namun, Muriqi hanya mampu mencetak satu gol saat Mallorca mengalahkan Real Oviedo dengan skor 3-0. Hasil tersebut membuat koleksi golnya berhenti di angka 23 dan gagal menyalip Mbappe.

Ironisnya, performa impresif Muriqi musim ini tetap tidak mampu menyelamatkan Mallorca dari jurang degradasi. Klub berjuluk Los Piratas itu harus turun kasta ke Segunda Division setelah kalah head-to-head dari rival-rivalnya.

Girona dan Mallorca Turun Kasta

Selain Mallorca, Girona juga dipastikan terdegradasi dari La Liga musim ini. Girona hanya bermain imbang 1-1 melawan Elche dan finis di posisi ke-19 klasemen.

Hasil tersebut menjadi ironi besar bagi Girona. Hanya dua musim lalu mereka sempat mencatat sejarah tampil di Liga Champions Eropa setelah finis di papan atas La Liga.

Namun performa mereka menurun drastis sepanjang musim 2025/2026. Konsistensi yang hilang membuat Girona gagal keluar dari zona merah hingga akhir kompetisi.

Sementara satu slot degradasi lainnya ditempati Oviedo yang finis di dasar klasemen.

Mbappe Semakin Dekat dengan Status Legenda

Terlepas dari kegagalan Real Madrid meraih trofi liga, performa individu Mbappe tetap luar biasa. Dalam dua musim terakhir, ia menjadi sosok paling konsisten di lini depan Los Blancos.

Ketajamannya membuat banyak pihak mulai menyebut Mbappe sebagai penerus era dominasi Cristiano Ronaldo di Santiago Bernabeu. Di usia yang masih berada di puncak karier, peluang Mbappe untuk terus memecahkan rekor bersama Real Madrid masih sangat terbuka.

Kini, Mbappe akan mengalihkan fokus untuk mempersiapkan musim baru dan membawa Real Madrid kembali bersaing merebut trofi La Liga serta Liga Champions musim depan.