— Hasil imbang tanpa gol antara Crystal Palace dan West Ham United pada pekan ke-33 Liga Inggris, Selasa (21/4/2026), secara dramatis memastikan Wolverhampton Wanderers (Wolves) menjadi tim pertama yang terdegradasi ke Divisi Championship musim depan. Dengan sisa lima pertandingan, perolehan poin Wolves dipastikan tidak akan mampu mengejar batas aman untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Pertandingan yang digelar di Selhurst Park tersebut berakhir dengan skor kacamata, 0-0. Bagi West Ham, tambahan satu poin membuat mereka tertahan di peringkat ke-17 dengan 33 poin, hanya terpaut tipis dari zona merah degradasi. Sementara itu, Crystal Palace yang bermain di kandang sendiri, berhasil menambah satu poin dan kini nyaman di peringkat ke-13 dengan 43 poin, unggul sepuluh poin dari West Ham.

Wolves Terdegradasi, Sejarah Kelam Terulang

Degradasi ini menjadi pukulan telak bagi Wolves, yang pada musim 2025/2026 ini telah berjuang keras untuk menghindari jurang degradasi. Sejarah mencatat bahwa Wolves pernah mengalami degradasi beruntun pada era 1980-an, bahkan sempat terlempar ke Divisi Keempat. Kepastian degradasi ini terjadi dengan lima pertandingan tersisa di musim ini, menjadikannya salah satu degradasi tercepat dalam sejarah Premier League.

Manajer Wolves, Rob Edwards, sebelumnya telah mengakui bahwa nasib timnya sudah di ujung tanduk. “Kami tidak menginginkannya terjadi, tetapi tulisan di dinding sudah jelas,” ujarnya beberapa waktu lalu. Performa inkonsisten sepanjang musim, termasuk kegagalan meraih kemenangan di 19 pertandingan awal, menjadi faktor utama terpuruknya tim berjuluk The Wanderers ini.

Persaingan Papan Atas Kian Memanas

Sementara di papan atas klasemen, persaingan perebutan gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 semakin memanas. Arsenal masih kokoh memimpin klasemen dengan 70 poin, namun keunggulan mereka kini hanya tiga poin atas Manchester City yang berada di peringkat kedua dengan 67 poin. Manchester City memiliki satu pertandingan tunda melawan Burnley yang dapat memperkecil jarak atau bahkan menyalip Arsenal jika meraih kemenangan.

Manchester United dan Aston Villa menempati posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing mengoleksi 58 poin. Perburuan tiket ke Liga Champions juga tidak kalah sengit. Liverpool berada di peringkat kelima dengan 55 poin, diikuti oleh Chelsea (48 poin), Brentford (48 poin), dan Bournemouth (48 poin) yang bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di kompetisi Eropa musim depan.

Nasib Burnley dan Tim Papan Bawah Lainnya

Di sisi lain, nasib Burnley juga berada dalam situasi genting. Tim tersebut berpotensi besar menjadi korban berikutnya yang menyusul Wolves ke Championship. Dengan kompetisi yang menyisakan beberapa pekan, setiap poin menjadi sangat krusial bagi Burnley untuk menjaga asa bertahan di Premier League. Tim lain yang juga berada dalam pusaran degradasi adalah West Ham United yang kini hanya unggul tipis dari zona merah.

Pertandingan antara Crystal Palace dan West Ham sendiri berjalan cukup ketat. Peluang terbaik tercipta bagi kedua tim, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap imbang hingga peluit panjang dibunyikan. Ismaïla Sarr sempat mencetak gol untuk Crystal Palace di menit akhir, namun dianulir karena handball oleh Jean-Philippe Mateta.

Dengan hasil ini, klasemen Liga Inggris pekan ke-33 menunjukkan pergeseran signifikan, terutama di zona degradasi. Kepastian degradasi Wolves menjadi sorotan utama, sementara persaingan di papan atas dan zona Eropa tetap menjadi magnet tersendiri bagi para penggemar sepak bola.