Detak Media — Lionel Messi akhirnya membawa kabar melegakan bagi publik sepak bola Argentina setelah kondisi terbarunya dipastikan tidak separah yang sempat dikhawatirkan. Inter Miami CF resmi mengumumkan bahwa sang megabintang hanya mengalami ketegangan otot ringan pada paha belakang kirinya dan bukan cedera hamstring serius.
Kepastian tersebut diumumkan klub pada Selasa (26/5/2026) pagi WIB melalui laporan medis resmi yang langsung disambut positif oleh para pendukung Argentina. Sebelumnya, banyak pihak khawatir Messi mengalami cedera berat usai terlihat memegangi bagian paha belakang ketika ditarik keluar pada pertandingan melawan Philadelphia Union.
Situasi itu sempat memicu kecemasan besar karena Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari dan Messi masih menjadi sosok sentral dalam skuad tim nasional Argentina.
Inter Miami Pastikan Messi Hanya Alami Kelelahan Otot
Dalam keterangan resminya, Inter Miami menjelaskan bahwa Lionel Messi mengalami ketidaknyamanan fisik akibat kelelahan otot saat pertandingan berlangsung di tengah kondisi lapangan yang berat akibat hujan deras.
Klub menegaskan hasil pemeriksaan medis lanjutan tidak menunjukkan adanya cedera hamstring serius seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.
Menurut diagnosis awal tim medis, Messi hanya mengalami overload atau kelebihan beban pada otot paha belakang kiri akibat intensitas pertandingan yang tinggi.
Pihak klub juga menyampaikan bahwa proses pemulihan Messi akan terus dipantau berdasarkan perkembangan kondisi klinis dan fungsi ototnya dalam beberapa hari ke depan.
Meski belum ada kepastian mengenai kapan sang kapten bisa kembali bermain, kabar tersebut sudah cukup membuat staf pelatih Argentina merasa lebih tenang.
Messi Ditarik Keluar Demi Hindari Cedera Lebih Parah
Momen ketika Messi meninggalkan lapangan pada menit ke-73 memang langsung memancing kepanikan publik sepak bola dunia. Kamera televisi memperlihatkan pemain berusia 38 tahun itu memegangi bagian paha belakang sambil berjalan perlahan menuju bangku cadangan.
Banyak yang menduga Messi mengalami kambuhnya cedera hamstring yang sebelumnya sempat mengganggu performanya dalam beberapa musim terakhir.
Namun belakangan terungkap bahwa keputusan meninggalkan lapangan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kondisinya tidak semakin buruk.
Pelatih sementara Inter Miami, Guillermo Hoyos, membenarkan bahwa Messi memilih tidak mengambil risiko dalam pertandingan tersebut.
Menurut Hoyos, kondisi lapangan yang licin serta intensitas pertandingan membuat Messi mengalami kelelahan fisik cukup berat.
Ia menyebut keputusan mengganti Messi merupakan langkah terbaik demi menjaga kondisi sang pemain tetap aman menjelang agenda besar bersama Argentina.
Argentina Optimistis Messi Siap Tampil di Piala Dunia
Kabar positif mengenai kondisi Messi langsung mendapat respons optimistis dari media-media Argentina. Salah satunya datang dari TyC Sports yang menyebut staf pelatih tim nasional yakin Messi akan pulih tepat waktu.
Laporan tersebut menyebut Messi diperkirakan tetap bisa mengikuti agenda pemusatan latihan Argentina di Amerika Serikat pada awal Juni mendatang.
Argentina dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair pada 16 Juni. Karena itu, kondisi Messi menjadi perhatian utama seluruh publik sepak bola Argentina.
Sebelumnya pada Maret lalu, Messi sendiri sempat menegaskan bahwa kondisi fisiknya akan menjadi faktor utama dalam menentukan partisipasinya di turnamen tersebut.
Sang kapten menyatakan dirinya hanya ingin tampil apabila benar-benar berada dalam kondisi terbaik dan mampu membantu tim secara maksimal.
Messi Masih Jadi Tumpuan Argentina
Meski usianya tidak lagi muda, Lionel Messi tetap dianggap sebagai figur terpenting dalam skuad Argentina. Pengalaman, kualitas, dan kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan untuk membawa Albiceleste bersaing di level tertinggi dunia.
Piala Dunia 2026 juga diprediksi menjadi turnamen internasional terakhir Messi bersama Argentina. Karena itu, tim medis dan staf pelatih sangat berhati-hati dalam menangani kondisi fisiknya.
Inter Miami pun memahami pentingnya menjaga kebugaran sang pemain, terlebih Messi baru saja menjalani musim panjang bersama klubnya di Major League Soccer.
Kini, fokus utama adalah memastikan proses pemulihan berjalan lancar agar Messi bisa kembali ke lapangan tanpa risiko cedera yang lebih serius.
Dengan kondisi yang mulai membaik, harapan publik Argentina untuk melihat sang legenda kembali memimpin tim di Piala Dunia 2026 pun masih tetap terjaga.
Ikuti Detak Media
