— Jamie Vardy dipastikan tidak akan melanjutkan kariernya bersama Cremonese setelah klub asal Italia tersebut gagal bertahan di Serie A musim 2025/2026. Striker veteran asal Inggris itu akan meninggalkan klub dengan status bebas transfer setelah klausul perpanjangan kontraknya dipastikan tidak aktif akibat degradasi tim.

Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan singkat Vardy di sepak bola Italia. Meski hanya semusim membela Cremonese, mantan bintang Leicester City tersebut tetap mampu menunjukkan kualitas dan pengalamannya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di generasinya.

Kepastian kepergian Vardy muncul beberapa hari setelah Cremonese dipastikan turun kasta ke Serie B. Klub asal Lombardy itu gagal menyelamatkan diri dari zona degradasi usai menjalani musim yang berat dan penuh tekanan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Perjalanan Singkat Vardy di Serie A

Jamie Vardy bergabung dengan Cremonese pada 1 September 2025 setelah mengakhiri kisah panjang dan legendarisnya bersama Leicester City. Kepindahan ke Italia sempat mengejutkan banyak pihak mengingat usia Vardy yang sudah menginjak 39 tahun.

Namun, keputusan tersebut diambil demi mencari tantangan baru sebelum menutup karier profesionalnya. Cremonese memberikan kesempatan kepada Vardy untuk merasakan atmosfer Serie A sekaligus menjadi sosok penting di ruang ganti tim.

Dalam kontraknya, terdapat opsi perpanjangan otomatis selama satu musim tambahan. Akan tetapi, klausul tersebut hanya berlaku jika Cremonese mampu bertahan di Serie A. Karena target itu gagal tercapai, kontrak Vardy otomatis berakhir pada musim panas 2026.

Sepanjang musim, Vardy mencatatkan 29 penampilan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia sukses menyumbangkan tujuh gol dan tiga assist. Statistik itu menunjukkan bahwa dirinya masih mampu tampil kompetitif meski usia tak lagi muda.

Cremonese Gagal Selamat dari Degradasi

Harapan Cremonese untuk bertahan di Serie A akhirnya pupus pada pekan terakhir kompetisi. Dalam laga penentuan di Stadio Giovanni Zini, Cremonese justru menelan kekalahan telak 1-4 dari Como.

Hasil tersebut memastikan Cremonese finis di posisi ke-18 klasemen akhir Serie A dengan koleksi 34 poin. Kekalahan itu menjadi penutup pahit perjalanan klub sepanjang musim yang penuh inkonsistensi.

Cremonese sebenarnya sempat menunjukkan perlawanan di beberapa pertandingan penting. Namun, buruknya performa di fase akhir musim membuat mereka gagal keluar dari tekanan zona merah.

Situasi ini juga berdampak langsung terhadap masa depan sejumlah pemain senior, termasuk Jamie Vardy. Dengan status klub yang turun ke Serie B, banyak pemain diperkirakan akan hengkang pada bursa transfer musim panas.

Masa Depan Jamie Vardy Jadi Sorotan

Setelah resmi berstatus tanpa klub, masa depan Jamie Vardy kini menjadi perhatian publik sepak bola Eropa. Meski telah berusia 39 tahun, Vardy disebut masih memiliki ambisi untuk terus bermain di level profesional.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Vardy belum memiliki rencana untuk pensiun dalam waktu dekat. Ia diyakini masih ingin merasakan tantangan baru sebelum benar-benar gantung sepatu.

Salah satu opsi yang mulai ramai dibicarakan adalah kemungkinan kembali ke Inggris. Klub masa kecilnya, Sheffield Wednesday, disebut tertarik membuka peluang merekrut sang striker veteran.

Selain itu, rumor reuni dengan Leicester City juga mulai muncul. Leicester sendiri baru saja mengalami degradasi dan akan bermain di League One musim depan. Kehadiran Vardy dianggap bisa membantu klub bangkit sekaligus memberikan pengalaman kepada pemain muda.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait klub tujuan berikutnya. Vardy disebut masih mempertimbangkan berbagai tawaran yang masuk sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Como Rayakan Sejarah Baru di Serie A

Di balik kesedihan Cremonese, kemenangan Como justru menghadirkan momen bersejarah bagi klub tersebut. Tim asuhan Cesc Fabregas berhasil memastikan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Kemenangan atas Cremonese menjadi penutup sempurna musim luar biasa Como di Serie A. Klub tersebut sukses tampil konsisten sepanjang musim dan mengejutkan banyak pihak dengan performa impresif mereka.

Sementara itu, kiper Timnas Indonesia Emil Audero juga harus menerima kenyataan pahit bersama Cremonese. Penjaga gawang berusia 29 tahun tersebut gagal membantu timnya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Meski perjalanan Jamie Vardy di Serie A berlangsung singkat, pengalamannya bersama Cremonese tetap menjadi bagian menarik dalam karier panjang sang striker. Kini, publik tinggal menunggu ke mana langkah berikutnya akan membawa salah satu legenda sepak bola Inggris tersebut.