Detak Media — Serie A Italia memasuki hari terakhir musim 2025/2026 dengan ritme pertandingan yang berbeda dari liga Eropa lainnya. Tidak seluruh laga dimainkan bersamaan, namun tekanan tetap terasa karena setiap tim membawa kepentingan masing-masing pada pekan ke-38.
Minggu, 24 Mei 2026, tiga pertandingan akan digelar dalam rentang waktu berbeda. Lazio menjadi tim pertama yang turun ke lapangan saat menghadapi Pisa dini hari WIB. Setelah itu perhatian berpindah ke duel Parma kontra Sassuolo sebelum malam ditutup lewat pertandingan Napoli melawan Udinese.
Perbedaan jam kick-off membuat atmosfer pekan pamungkas Serie A kali ini terasa unik. Tekanan pertandingan dapat berubah sepanjang hari tergantung hasil yang muncul lebih dulu.
Jadwal Serie A Minggu 24 Mei 2026
- Lazio vs Pisa (01:45 WIB)
- Parma vs Sassuolo (20:00 WIB)
- Napoli vs Udinese (23:00 WIB)
Lazio Membuka Pekan Terakhir dengan Tekanan Kandang
Pertandingan Lazio melawan Pisa diprediksi langsung menghadirkan tempo tinggi sejak awal laga.
Bermain lebih dulu dibanding tim lain membuat Lazio memiliki peluang mengontrol tekanan pertandingan sejak dini hari. Dukungan publik stadion kemungkinan mendorong tim tuan rumah tampil agresif untuk menguasai ritme permainan lebih cepat.
Namun Pisa berpotensi bermain tanpa tekanan besar karena menghadapi laga tandang pada penutup musim. Situasi tersebut sering membuat tim tamu tampil lebih berani dalam melakukan serangan balik.
Atmosfer laga dini hari ini diperkirakan tetap intens karena menjadi pembuka resmi hari terakhir Serie A musim ini.
Parma dan Sassuolo Jalani Duel yang Sulit Ditebak
Pada pertandingan sore hingga malam, Parma menghadapi Sassuolo dalam duel yang berpotensi berjalan terbuka.
Parma kemungkinan mencoba memanfaatkan dukungan kandang untuk mengendalikan permainan sejak menit awal. Namun Sassuolo dikenal cukup nyaman memainkan sepak bola menyerang ketika menghadapi tim yang membuka ruang terlalu lebar.
Pertandingan seperti ini sering menghasilkan perubahan tempo cepat karena kedua tim memiliki karakter permainan yang cukup ofensif.
Napoli Menutup Malam Terakhir Serie A
Sorotan terbesar pada Minggu malam nanti diperkirakan mengarah ke pertandingan Napoli melawan Udinese.
Sebagai laga penutup hari terakhir Serie A, duel ini membawa atmosfer berbeda dibanding pertandingan sebelumnya. Stadion diprediksi dipenuhi tekanan emosional karena menjadi penampilan terakhir Napoli musim ini di hadapan suporternya sendiri.
Napoli kemungkinan mencoba mendominasi penguasaan bola dan tampil lebih menyerang sejak awal pertandingan. Sementara Udinese diperkirakan bermain lebih disiplin sambil menunggu peluang dari transisi cepat.
Faktor atmosfer kandang berpotensi menjadi elemen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Pekan Terakhir Serie A Hadir dengan Ritme Berbeda
Berbeda dari Premier League atau La Liga yang memainkan seluruh pertandingan secara serentak, Serie A menghadirkan dinamika berbeda lewat jadwal yang tersebar dalam beberapa waktu.
Situasi itu membuat tekanan pertandingan berubah perlahan sepanjang hari. Tim yang bermain malam bisa saja masuk lapangan dengan suasana mental berbeda setelah melihat hasil pertandingan sebelumnya.
Karena itulah, laga terakhir Serie A sering menghadirkan ketegangan yang tidak selalu terlihat sejak awal.
Serie A Menyelesaikan Perjalanan Musim 2025/2026
Dari Roma hingga Naples, sepak bola Italia akan menutup musim panjang 2025/2026 lewat pertandingan yang tetap dipenuhi atmosfer kompetitif.
Walaupun hanya memainkan tiga laga pada Minggu ini, Serie A diperkirakan tetap menghadirkan malam penutup yang emosional dengan tekanan tinggi hingga pertandingan terakhir resmi berakhir.
Ikuti Detak Media
