— Pengadilan Negeri Banyuwangi resmi menolak gugatan penelantaran anak yang dilayangkan Ressa Rizky Rossano terhadap ibu kandungnya, Denada Tambunan. Putusan sela yang dibacakan pada Rabu, 22 April 2026, ini menjadi titik balik bagi Denada untuk lebih fokus memperbaiki hubungan yang sempat merenggang dengan putranya.

Manajer Denada, Risna Ories, mengonfirmasi putusan tersebut, menyatakan bahwa majelis hakim menerima eksepsi atau keberatan yang diajukan oleh pihak Denada. Penolakan gugatan senilai Rp7 miliar tersebut membuka jalan bagi penyanyi berusia 47 tahun itu untuk membangun kembali komunikasi dan kedekatan emosional dengan Ressa.

Gugatan Ditolak, Denada Ungkap Syukur

Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi yang menolak gugatan Ressa Rizky Rossano membawa kelegaan besar bagi Denada. Risna Ories menjelaskan, putusan sela tersebut mengabulkan eksepsi yang diajukan Denada, sehingga gugatan Ressa dinyatakan tidak terbukti.

“Alhamdulillah, setidaknya apa yang dituntut oleh pihak penggugat (Ressa) tidak diterima oleh pengadilan. Sudah ada putusan resmi dari pengadilan yang menolak gugatan tersebut,” ujar Risna Ories saat ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026) malam.

Ressa sebelumnya menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak selama lebih dari dua dekade, menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar. Namun, pengadilan menilai terdapat kecacatan formal dalam gugatan tersebut, sehingga perkara berhenti pada tahap awal tanpa berlanjut ke pokok perkara. Denada sendiri, melalui unggahan manajernya, menyampaikan rasa syukurnya dan bahkan melakukan sujud syukur atas putusan ini.

Langkah Konkret Perbaikan Hubungan

Pasca-putusan pengadilan, Denada tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk merajut kembali tali silaturahmi dengan Ressa. Ia mengungkapkan keinginannya untuk mengajak Ressa tinggal bersama di Jakarta saat putranya berada di ibu kota. Ressa, yang saat ini menetap di Banyuwangi, diharapkan dapat memiliki lebih banyak waktu berkualitas dengan Denada.

“Insyaallah. Aku sih kepengennya begitu. Ya aku udah bilang juga sama Ressa. Kalau lagi di Jakarta mungkin… karena kan Ressa tinggalnya juga di Banyuwangi ya. Jadi kalau lagi di Jakarta, yuk tinggal di rumah,” kata Denada, seperti dikutip dari MetroDaily pada Rabu (15/4/2026).

Selain itu, Denada juga memiliki rencana mengharukan untuk mempertemukan Ressa dengan putrinya, Aisha Aurum, di Singapura. Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat ikatan kekeluargaan mereka secara menyeluruh.

“Ada banyak rencana, salah satunya Denada ingin Ressa bertemu dengan Aisha di Singapura agar mereka bisa memiliki waktu keluarga yang intim.” tambah Risna Ories.

Latar Belakang dan Perkembangan Kasus

Konflik antara Denada dan Ressa Rizky Rossano mulai mencuat ke publik pada awal tahun 2026. Ressa, seorang pemuda berusia 24 tahun, menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada November 2025 setelah mengetahui fakta bahwa Denada adalah ibu kandungnya. Selama 24 tahun, Ressa diasuh oleh adik mendiang Emilia Contessa, Dino Rossano, dan istrinya, Ratih Puspita Dewi.

Pada Februari 2026, Denada secara terbuka mengakui Ressa sebagai anak kandungnya melalui unggahan di media sosial. Pengakuan ini menjadi langkah awal menuju rekonsiliasi, meskipun proses hukum masih bergulir. Denada menegaskan bahwa ia tidak pernah menelantarkan Ressa dan selalu memenuhi tanggung jawabnya sebagai ibu, termasuk memberikan dukungan finansial dan fasilitas pendidikan.

Sementara itu, Ressa Rizky Rossano baru saja melangsungkan pernikahan keduanya di Banyuwangi pada Kamis, 23 April 2026. Denada, meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena kesibukan, menyaksikan momen bahagia tersebut melalui panggilan video dan menyampaikan kebahagiaannya.

“Alhamdulillah, aku juga ikut menyaksikan momen bersejarah anak aku, Ressa meski melalui video call,” ungkap Denada, seperti dikutip dari Beritasatu.com.

Denada berharap, dengan selesainya polemik hukum ini, tidak ada lagi persoalan yang mengganggu kedamaian keluarganya. Ia berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung Ressa, serta mendoakan rezeki yang berlimpah bagi putranya.