Deltras FC berhasil memetik poin penuh saat bertandang ke markas Persiku Kudus dalam lanjutan kompetisi Championship Liga 2 di Stadion Surajaya, Lamongan. Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu. Kemenangan skuad berjuluk The Lobster tersebut dipastikan melalui penampilan apik lini serang mereka sepanjang pertandingan.

Neville Mbanwei Tengeg menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol kemenangan untuk Deltras FC pada menit ke-14 dan ke-70. Sementara itu, Persiku Kudus hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui aksi Caique Silvio Souza Da Silva di akhir babak pertama. Meski terus berusaha menekan, tuan rumah gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Baca Juga: Hasil Sementara Persiku Kudus vs Deltras FC 1-1: Gol Caique Silvio Selamatkan Tuan Rumah

Laga ini juga diwarnai dengan tensi tinggi yang memaksa wasit mengeluarkan kartu merah bagi pemain Persiku Kudus sebelum babak pertama berakhir. Kondisi kekurangan pemain di lapangan hijau menjadi tantangan berat bagi Laskar Macan Muria dalam upaya membendung agresivitas lawan yang tampil dominan. Berasarkan keterangan yang tercantum pada data pertandingan, tim tamu bermain lebih efektif dalam mengonversi peluang.

Dwigol Neville Mbanwei Tengeg dan Dominasi Deltras FC

Pertandingan baru berjalan 14 menit saat Deltras FC membuka keunggulan melalui kaki Neville Mbanwei Tengeg. Gol tersebut tercipta berkat umpan matang dari I Komang Aryantara yang berhasil dikonversi dengan sempurna oleh penyerang asing tersebut. Keunggulan awal ini memberikan kepercayaan diri lebih bagi para pemain asuhan tim tamu untuk terus melancarkan tekanan ke area pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Neville Mbanwei Tengeg kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70 untuk memperlebar jarak menjadi 1-2. Gol kedua ini lahir melalui skema kerja sama yang apik dengan Rian Almeida Lopes yang bertindak sebagai pemberi assist.

Meskipun kalah dalam penguasaan jumlah sepak pojok yang hanya mencapai 4 berbanding 8 milik Persiku Kudus, Deltras mampu bermain lebih disiplin. Barisan pertahanan mereka tampil cukup tenang dalam menghalau gempuran lawan yang datang bertubi-tubi di menit-menit akhir. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Deltras FC untuk terus bersaing di papan atas klasemen kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut.

Kartu Merah Nurdian Syaputra dan Perlawanan Persiku Kudus

Persiku Kudus harus menerima kenyataan pahit setelah Nurdian Syaputra Chaniago mendapatkan kartu merah pada menit ke-38. Sebelumnya, Nurdian telah menerima kartu kuning pada menit ke-27 akibat pelanggaran keras yang dilakukannya terhadap pemain lawan. Kehilangan satu pemain di babak pertama memaksa pelatih Persiku melakukan penyesuaian strategi demi menjaga keseimbangan permainan di sisa waktu laga.

Walaupun bermain dengan sepuluh orang, Persiku sempat memberikan harapan kepada pendukungnya melalui gol Caique Silvio Souza Da Silva pada masa tambahan waktu babak pertama (45+1′). Gol yang memanfaatkan assist dari Igor Henrique Da Silva Costa tersebut sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sebelum jeda turun minum. Semangat juang para pemain Laskar Macan Muria tetap terlihat tinggi meski mereka kalah dalam jumlah pemain.

Secara statistik, Persiku Kudus sebenarnya unggul dalam perolehan tendangan sudut dengan total 8 kesempatan sepanjang laga berlangsung. Namun, absennya Nurdian Syaputra di lini tengah membuat alur serangan mereka seringkali terputus sebelum masuk ke kotak penalti Deltras FC. Hingga pertandingan dinyatakan usai, skor 1-2 tetap bertahan dan Persiku harus merelakan poin penuh kepada sang tamu.