— PSIM Yogyakarta sukses meraih kemenangan penting saat menghadapi Malut United pada lanjutan pekan ke-32 Liga Super Indonesia 2025/2026. Bermain di Stadion Sultan Agung, Minggu (10/5/2026), Laskar Mataram berhasil menang dengan skor meyakinkan 2-0.

Gol kemenangan PSIM dicetak oleh Ze Valente melalui titik penalti dan tambahan gol dari Irfan di penghujung pertandingan. Hasil positif ini membuat PSIM Yogyakarta naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan. Sementara itu, Malut United tertahan di papan atas dan gagal mendekati persaingan lima besar.

Malut United Tampil Menekan di Awal Laga

Pertandingan berlangsung cukup sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama tampil terbuka dan mencoba membangun serangan sejak menit awal.

Malut United lebih dahulu mengambil inisiatif permainan. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu beberapa kali memberikan ancaman ke lini pertahanan PSIM Yogyakarta.

Tekanan demi tekanan membuat lini belakang PSIM harus bekerja keras sepanjang awal pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan Malut United, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal menjadi gol.

Setelah sekitar 30 menit pertandingan berjalan, PSIM mulai mampu keluar dari tekanan. Tim tuan rumah perlahan mengambil alih penguasaan bola dan mulai lebih berani menyerang pertahanan Malut United.

Atmosfer pertandingan pun semakin panas karena kedua tim saling bertukar serangan hingga mendekati akhir babak pertama.

Drama Kartu Merah dan Penalti

Momen penting pertandingan terjadi pada masa injury time babak pertama. Situasi panas di dalam kotak penalti Malut United membuat wasit mengambil keputusan tegas.

Pemain Malut United, Wbeymar Angulo Mosquera, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah.

Tak hanya itu, wasit juga memberikan hadiah penalti kepada PSIM Yogyakarta setelah menilai terjadi pelanggaran di area terlarang.

Ze Valente yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan gelandang asal Portugal tersebut gagal dihentikan penjaga gawang Malut United.

Gol tersebut membawa PSIM unggul 1-0 tepat sebelum turun minum sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

PSIM Tampil Disiplin di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Malut United tetap berusaha memberikan tekanan meski harus bermain dengan 10 orang.

Tim tamu beberapa kali mencoba membangun serangan untuk mencari gol penyeimbang. Namun lini pertahanan PSIM tampil cukup disiplin dan mampu mengantisipasi berbagai ancaman.

Pelatih Jean-Paul van Gastel terlihat meminta anak asuhnya tetap fokus menjaga keseimbangan permainan.

PSIM lebih banyak bermain menunggu sambil memanfaatkan peluang serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan Malut United.

Di sisi lain, Malut United yang terus menyerang justru mulai kehilangan konsentrasi di lini belakang pada menit-menit akhir pertandingan.

Irfan Pastikan Kemenangan Laskar Mataram

Saat pertandingan memasuki masa injury time babak kedua, PSIM akhirnya berhasil memastikan kemenangan mereka.

Irfan sukses mencetak gol kedua bagi Laskar Mataram setelah memanfaatkan celah di pertahanan Malut United.

Gol tersebut membuat suasana stadion semakin meriah karena kemenangan PSIM sudah hampir dipastikan.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSIM Yogyakarta.

Posisi Klasemen Mulai Menghangat

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi PSIM Yogyakarta untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga Super Indonesia musim ini.

Tambahan tiga poin membuat PSIM kini mengoleksi 42 poin dan berada di peringkat ke-11 klasemen.

Sementara itu, Malut United harus puas tertahan di posisi keenam dengan raihan 52 poin, jumlah yang sama dengan Persebaya Surabaya.

Persaingan di papan tengah hingga papan atas klasemen pun semakin ketat menjelang berakhirnya musim kompetisi.

PSIM sendiri kini semakin percaya diri menghadapi dua laga tersisa setelah mampu menumbangkan salah satu tim kuat musim ini.