Detak Media — Pertandingan pekan ke-30 BRI Super League antara Dewa United FC melawan Persijap Jepara berlangsung menarik sejak menit awal. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol dengan skor 0-0 di Stadion Internasional Banten, Rabu (29/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Tampil sebagai tuan rumah, Dewa United mengenakan seragam hitam, sementara Persijap tampil dengan kostum putih. Meski bermain di kandang lawan, tim tamu langsung menunjukkan keberanian dengan mengambil inisiatif serangan sejak awal laga.
Persijap Lebih Dulu Mengancam
Persijap Jepara membuka peluang pertama melalui sepakan keras Borja Herrera. Namun, bola masih melebar dari sasaran dan belum mampu membahayakan gawang Dewa United.
Tak lama berselang, kesalahan umpan dari pemain Dewa United dimanfaatkan oleh Iker Guarrotxena pada menit ke-8. Ia langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar.
Tekanan cepat dari Persijap membuat lini belakang Dewa United sempat terlihat kurang tenang di awal pertandingan.
Dewa United Mulai Menguasai Permainan
Memasuki pertengahan babak pertama, Dewa United mulai menemukan ritme permainan. Peluang emas didapat lewat tendangan jarak dekat Egy Maulana Vikri pada menit ke-14. Namun, kiper Persijap, Sendri Johansah, tampil sigap dengan menepis bola.
Setelah itu, Dewa United terus menekan melalui skema bola mati. Tendangan sudut yang dieksekusi Alexis Messidoro hampir berbuah gol, tetapi kembali digagalkan oleh refleks cepat Sendri.
Kiper Persijap tersebut benar-benar menjadi tembok kokoh di bawah mistar, dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga timnya tetap dalam permainan.
Peluang Silih Berganti
Pada menit ke-17, Dewa United kembali mendapatkan peluang emas melalui sepakan keras Brian Fatari. Namun sekali lagi, Sendri Johansah berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh tuan rumah. Peluang terbaik berikutnya hadir pada menit ke-25 lewat aksi Egy Maulana Vikri, tetapi bola hanya melebar tipis di sisi kanan gawang.
Dewa United juga mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh. Salah satunya datang dari Altabala pada menit ke-28, namun arah bola masih belum menemui sasaran.
Di sisi lain, Persijap Jepara tidak tinggal diam. Mereka mencoba membalas melalui sepakan keras dari Wahyudi Hamisi dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih terlalu lemah dan mudah diamankan oleh kiper Dewa United, Sony.
Skor Tetap Kacamata Hingga Turun Minum
Meski kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama. Skor 0-0 menjadi cerminan duel yang berlangsung ketat dan penuh intensitas.
Dewa United tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang, namun solidnya lini pertahanan Persijap, terutama performa impresif Sendri Johansah, menjadi faktor utama gagalnya tuan rumah mencetak gol.
Sementara itu, Persijap mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan pertahanan Dewa United, meski belum mampu menghasilkan gol.
Babak Kedua Jadi Penentuan
Memasuki babak kedua, kedua tim diprediksi akan meningkatkan intensitas permainan demi meraih tiga poin penting. Dewa United kemungkinan akan terus menekan untuk memecah kebuntuan, sementara Persijap bisa mengandalkan strategi bertahan dan serangan balik.
Dengan tensi pertandingan yang sudah tinggi sejak babak pertama, laga ini berpotensi menghadirkan drama hingga menit akhir. Satu gol saja bisa menjadi penentu hasil akhir dalam duel yang berlangsung sengit ini.
Ikuti Detak Media
