— Lazio memastikan langkah ke partai puncak Piala Italia musim 2025/2026 setelah melewati duel sengit kontra Atalanta BC. Laga semifinal leg kedua yang berlangsung di New Balance Arena, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB, berakhir dramatis lewat adu penalti.

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan tidak mampu mencetak gol tambahan di babak perpanjangan waktu. Lazio akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dalam adu penalti, berkat penampilan gemilang sang kiper.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Mengacu pada hasil leg pertama yang berakhir 2-2 di Stadio Olimpico, pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit sejak awal. Atalanta BC tampil lebih agresif dan berusaha menekan pertahanan Lazio.

Tim asuhan Raffaele Palladino menguasai jalannya permainan di fase awal, meski kesulitan menciptakan peluang bersih. Salah satu kesempatan terbaik hadir melalui Nicola Zalewski, yang melepaskan tembakan setelah menerima umpan dari Charles De Ketelaere, namun bola masih bisa diblok.

Di sisi lain, SS Lazio tampil lebih hati-hati dan mengandalkan serangan balik. Peluang terbaik mereka datang dari sundulan Toma Basic yang masih melambung di atas mistar gawang usai memanfaatkan bola mati dari Mattia Zaccagni.

Minimnya peluang membuat babak pertama berakhir tanpa gol, dengan kedua tim sama-sama kesulitan menembus lini pertahanan lawan.

Gol dan Drama di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Atalanta BC kembali tampil dominan. Mereka bahkan sempat mencetak gol melalui Ederson, namun dianulir VAR karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap kiper Edoardo Motta.

Keputusan tersebut menjadi titik balik bagi SS Lazio. Tim tamu mulai berani keluar menyerang dan akhirnya berhasil memecah kebuntuan lewat Alessio Romagnoli.

Bek tengah tersebut mencetak gol indah melalui sepakan first-time setelah menerima umpan sepak pojok dari Zaccagni, membuat Lazio unggul 1-0.

Namun keunggulan itu hanya bertahan singkat. Dua menit berselang, Mario Pasalic berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan dari Nikola Krstovic. Bola sempat mengenai pemain bertahan sebelum masuk ke gawang.

Menjelang akhir waktu normal, Atalanta hampir mencetak gol kemenangan melalui sundulan Gianluca Scamacca. Namun, penyelamatan luar biasa dari Motta menggagalkan peluang tersebut.

Extra Time Tanpa Gol

Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor tetap imbang. Atalanta BC kembali sempat mencetak gol melalui Giacomo Raspadori, tetapi dianulir karena offside dalam proses serangan.

Sepanjang extra time, kedua tim bermain lebih hati-hati. Intensitas tetap tinggi, tetapi peluang berbahaya relatif minim. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Edoardo Motta Jadi Pahlawan

Drama adu penalti menjadi penentu kemenangan. Di momen krusial ini, Edoardo Motta tampil sebagai pahlawan bagi Lazio.

Ia berhasil menggagalkan empat eksekusi penalti sekaligus dari para pemain Atalanta, termasuk Gianluca Scamacca dan Mario Pasalic.

Keberhasilan tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi SS Lazio dalam adu penalti sekaligus membawa mereka ke final.

Lazio Tantang Inter di Final

Dengan hasil ini, SS Lazio berhak melaju ke final Piala Italia yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei mendatang.

Di partai puncak, mereka akan menghadapi Inter Milan dalam perebutan trofi. Lazio kini berpeluang menambah koleksi gelar menjadi delapan sekaligus mengakhiri puasa trofi sejak terakhir kali juara pada musim 2018/2019.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Atalanta BC yang gagal melangkah ke final meski tampil cukup dominan di sebagian besar pertandingan.