Detak Media — Pembalap Malaysia Hakim Danish mengakui kesulitan besar saat menghadapi lintasan basah di Moto3 Prancis 2026 yang digelar di Sirkuit Bugatti, Minggu (10/5). Kondisi hujan deras membuatnya tak mampu menjaga performa optimal, sehingga harus puas finis di posisi ke-10, sementara Veda Ega Pratama tampil impresif dengan finis keempat.
Balapan kelas Moto3 di Grand Prix Prancis kali ini memang berlangsung dalam kondisi ekstrem. Hujan yang turun sebelum start membuat Race Direction memangkas durasi lomba dari 20 menjadi 13 lap, dengan seluruh pembalap diwajibkan menggunakan ban basah.
Ringkasan Performa di Le Mans
Memulai lomba dari posisi ke-12 bersama tim MT Helmets – MSi, Danish sempat melakukan start yang cukup baik dan merangsek ke barisan tengah. Namun, masalah cengkeraman ban belakang saat memasuki dan keluar tikungan membuat ritmenya terganggu sepanjang balapan.
“Saya mencoba mencari solusi dan mengubah gaya balap, tapi tetap sulit mengejar grup depan. Saya juga tidak mau terlalu memaksa karena risikonya bisa terjatuh,” ujar Danish usai lomba.
Meski tak mampu menembus 10 besar awal, hasil finis ke-10 ini tetap menjadi salah satu capaian penting Danish pada musim debutnya di Moto3 2026, terutama mengingat kondisi trek yang sangat menantang.
Adaptasi Cepat Veda Ega Pratama di Trek Basah
Berbeda dengan Danish, Veda yang membela Honda Team Asia justru menunjukkan kematangan luar biasa di kondisi basah. Start dari posisi keenam, Veda sempat tercecer hingga posisi ke-14 di lap awal akibat minimnya visibilitas dan licinnya aspal.
Namun, pembalap asal Gunungkidul itu tampil tenang. Ia memanfaatkan kesalahan dan insiden sejumlah pembalap di depannya, sembari menjaga konsistensi ritme balap. Perlahan tapi pasti, Veda merangkak naik hingga akhirnya menutup lomba di posisi keempat.
“Saat pemanasan saya hampir terjatuh, jadi sebelum balapan saya cukup takut. Ini balapan basah pertama saya di Grand Prix, sangat sulit, tapi saya mencoba tetap tenang,” kata Veda.
Hasil ini menjadi salah satu performa terbaik Veda sepanjang musim dan mempertegas reputasinya sebagai rookie yang cepat beradaptasi.
Balapan dimenangi pembalap Spanyol Máximo Quiles. Posisi kedua ditempati kompatriotnya Adrián Fernández, sementara podium ketiga diraih Matteo Bertelle.
Kombinasi kondisi cuaca ekstrem dan banyaknya pembalap yang kehilangan kendali membuat jalannya lomba penuh drama sejak lap awal.
Dampak ke Klasemen Sementara
Tambahan poin dari Le Mans membuat Danish kini mengoleksi 18 poin dan berada di peringkat ke-15 klasemen sementara Moto3 2026.
Sementara itu, Veda Ega PratamaVeda Ega Pratama mengamankan 13 poin tambahan dari finis keempat. Total koleksi 50 poin mengantarkannya naik ke posisi kelima klasemen sementara—pencapaian yang sangat menonjol untuk pembalap debutan.
Seri berikutnya akan berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, yang diprediksi menghadirkan karakter lintasan berbeda dan peluang baru bagi kedua pembalap untuk kembali bersaing di barisan depan.
Ikuti Detak Media
