Detak Media — Legenda Real Madrid, Jose Maria Gutierrez atau yang dikenal sebagai Guti, memberikan pernyataan keras terkait rumor kembalinya Jose Mourinho ke kursi kepelatihan Los Blancos. Guti menilai bahwa pelatih asal Portugal tersebut sudah tidak berada dalam masa jayanya dan bukan merupakan sosok yang tepat untuk memimpin proyek masa depan di Santiago Bernabeu.
Pernyataan ini muncul menyusul semakin kencangnya spekulasi mengenai pergantian pelatih di kubu Real Madrid untuk musim depan. Meskipun Mourinho saat ini masih terikat kontrak dengan Benfica hingga tahun 2027, ketidakpastian posisi pelatih di Real Madrid membuat nama mantan pelatih Chelsea dan Manchester United tersebut kembali mencuat ke permukaan.
Baca Juga: Jose Mourinho Terbuka untuk Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
Ketidaksepakatan Guti ini disampaikan di tengah performa Real Madrid yang sedang menjadi sorotan, terutama setelah hasil imbang melawan Real Betis. Munculnya nama Mourinho dianggap sebagian pihak sebagai solusi untuk mengembalikan mentalitas juara tim, namun Guti memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai profil pelatih yang dibutuhkan klub saat ini.
Guti Ragukan Kualitas Jose Mourinho Saat Ini
Dalam sebuah sesi analisis di media DAZN sebelum laga Madrid kontra Betis, Guti secara blak-blakan menyebutkan bahwa Mourinho sudah kehilangan sentuhan terbaiknya. Menurut Guti, rekam jejak Mourinho belakangan ini di klub-klub sebelumnya menunjukkan penurunan performa yang signifikan jika dibandingkan dengan prestasi masa lalunya.
Baca Juga: Real Madrid Terancam Puasa Gelar La Liga Dua Musim Beruntun, Masa Depan Juni Calafat Terancam
“Dia (Mourinho) sekarang tidak berada dalam masa jayanya. Dia datang dari Fenerbahce, lalu ke Benfica dalam momen yang buruk. Ada pelatih-pelatih yang lebih baik dalam kondisi yang lebih siap untuk datang ke Real Madrid daripada Mou, atau setidaknya pelatih yang akan saya rekrut,” ungkap Guti secara tegas.
Kritik Guti ini merujuk pada situasi Mourinho yang kini menangani Benfica namun dianggap tidak mampu membawa tim tersebut mendominasi secara konsisten. Guti menekankan bahwa Real Madrid memerlukan sosok pelatih yang sedang berada di puncak karier kepelatihannya untuk bisa mengembalikan klub ke puncak sepak bola Spanyol dan Eropa.
Situasi Jose Mourinho di Benfica dan Respon Arbeloa
Di sisi lain, Jose Mourinho sendiri tidak menutup kemungkinan untuk hengkang dari Benfica dalam waktu dekat. Pelatih berjuluk The Special One tersebut memberikan isyarat bahwa masa depannya akan ditentukan segera setelah kompetisi musim ini berakhir, tepatnya setelah pertandingan terakhir Benfica melawan Estoril pada 17 Mei mendatang.
“Ketika musim berakhir, kami akan memiliki waktu 10 hari untuk memutuskan apakah akan lanjut atau berpisah,” ujar Jose Mourinho terkait kelanjutan kontraknya bersama klub asal Portugal tersebut.
Sementara itu, Alvaro Arbeloa yang saat ini memegang tanggung jawab kepelatihan di Real Madrid tampak bersikap pasrah mengenai masa depannya di klub. Arbeloa menyatakan bahwa dirinya adalah seorang Madridista sejati, namun keputusan mengenai siapa yang akan melatih tim utama sepenuhnya berada di tangan manajemen klub.
“Mengenai kontinuitas saya? Saya adalah seorang Madridista, tapi saya pelatih Madrid, dan itu adalah keputusan yang bukan wewenang saya. Saya tidak khawatir tentang masa depan saya, melainkan tentang pertandingan-pertandingan terakhir ini, karena itu satu-satunya hal yang penting sekarang,” kata Arbeloa dalam sebuah konferensi pers.
Hingga saat ini, Real Madrid masih terus memantau situasi Mourinho dan beberapa kandidat pelatih lainnya untuk mengisi posisi strategis tersebut mulai musim panas ini. Manajemen klub diharapkan mampu membangun kembali proyek yang memiliki rasa lapar akan gelar juara dan mengembalikan kejayaan klub di level internasional.
Ikuti Detak Media
