— Virgil van Dijk menjadi pahlawan kemenangan Liverpool dalam Derby Merseyside yang berlangsung dramatis melawan Everton pada Minggu (19/4/2026). Bek tangguh asal Belanda itu mencetak gol sundulan di menit ke-90+10 masa injury time, memastikan The Reds menang 2-1 atas tuan rumah di Stadion Hill Dickinson. Gol telat ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial bagi Liverpool, tetapi juga memperkokoh posisi mereka dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Pertandingan yang digelar di markas baru Everton itu berlangsung sengit sejak awal. Liverpool berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Mohamed Salah pada menit ke-29. Namun, Everton tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Beto pada menit ke-54. Skor imbang membuat pertandingan semakin menegangkan, hingga akhirnya Van Dijk muncul sebagai penentu kemenangan Liverpool di pengujung laga.

Gol Pembuka dari Salah dan Penyeimbang dari Beto

Liverpool berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Cody Gakpo memberikan umpan terobosan akurat kepada Mohamed Salah yang berdiri di tiang jauh. Dengan tenang, Salah berhasil menaklukkan kiper Everton, Jordan Pickford, untuk mencetak gol derbi Merseyside pertamanya di Stadion Hill Dickinson. Gol ini menjadi gol kesembilan Salah dalam 15 pertemuan melawan Everton di Derbi Merseyside, sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan Liverpool di liga jika unggul lebih dulu.

Namun, keunggulan Liverpool tidak bertahan lama. Pada menit ke-54, Everton berhasil menyamakan kedudukan melalui Beto. Setelah menerima umpan terobosan, Beto berhasil menyarangkan bola ke gawang Liverpool. Gol ini juga berujung pada cedera yang dialami kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, yang harus ditarik keluar dan digantikan oleh Freddie Woodman. Tak lama berselang, Everton juga harus kehilangan Jarrad Branthwaite karena cedera hamstring.

Van Dijk Menjadi Pahlawan di Menit Akhir

Pertandingan tampak akan berakhir imbang, namun Virgil van Dijk tampil sebagai penyelamat bagi Liverpool. Memanfaatkan situasi sepak pojok yang dieksekusi oleh Dominik Szoboszlai, Van Dijk berhasil memenangkan duel udara melawan James Tarkowski dan menyundul bola masuk ke gawang Everton. Gol yang dicetak pada menit ke-11 masa injury time ini merupakan gol kemenangan yang dramatis bagi The Reds.

Gol sundulan Van Dijk ini tercatat sebagai salah satu gol kemenangan telat dalam sejarah Premier League. Pada menit ke-99:53, gol tersebut menjadi gol kemenangan telat ketiga yang tercatat sejak musim 2006-07, menyamai rekor gol kemenangan telat yang pernah dicetak oleh Chelsea melawan Manchester United pada April 2024 dan Newcastle United melawan Leeds United pada Januari 2026.

Dampak Kemenangan bagi Posisi Klasemen

Kemenangan dramatis ini membawa Liverpool menduduki peringkat kelima klasemen sementara Premier League dengan mengoleksi 55 poin dari 33 pertandingan. Mereka kini terpaut tujuh poin dari Chelsea yang berada di peringkat keenam, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Dengan lima pertandingan tersisa, Liverpool memiliki keunggulan yang cukup signifikan untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa tersebut.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Everton, terutama karena mereka bermain di hadapan pendukung sendiri di stadion baru mereka. Hasil ini membuat Everton tertahan di peringkat kesepuluh klasemen dengan 47 poin.

Statistik Penting Pertandingan

Mohamed Salah mencetak golnya yang kesembilan dalam Derbi Merseyside, menyamai rekor Steven Gerrard sebagai pencetak gol terbanyak Liverpool dalam sejarah Premier League melawan Everton. Gol ini juga menempatkannya sejajar dengan Andy Cole dalam daftar pencetak gol tandang terbanyak sepanjang masa di Premier League.

Statistik lain menunjukkan bahwa Liverpool telah mencetak enam gol kemenangan di menit ke-90 melawan Everton di Premier League, jumlah terbanyak yang pernah dicatatkan satu tim melawan satu lawan dalam sejarah kompetisi ini.

Susunan Pemain

Everton: Pickford; O’Brien, Tarkowski, Branthwaite (Keane 87′), Mykolenko; Gueye, Garner, Dewsbury-Hall; McNeil (George 80′), Ndiaye, Beto (Barry 73′).

Liverpool: Mamardashvili (Woodman 58′); Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Robertson (Kerkez 86′); Gravenberch, Jones; Salah, Wirtz (Mac Allister 84′), Gakpo (Frimpong 84′); Isak (Ngumoha 72′).