Detak Media — Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling mengecewakan bagi Real Madrid di bawah kepemimpinan Florentino Perez. Klub raksasa Spanyol tersebut kini berada di ambang mengakhiri musim tanpa satu pun trofi, sebuah situasi yang jarang terjadi dalam era modern mereka.
Kondisi ini mendorong Perez untuk mengambil langkah tegas. Ia kini memutuskan untuk memegang kendali penuh dalam proses pemilihan pelatih baru, sebagai bagian dari evaluasi besar-besaran terhadap arah klub ke depan.
Evaluasi Musim Buruk dan Kesalahan Strategis
Kegagalan Real Madrid musim ini tidak terjadi begitu saja. Serangkaian hasil buruk di berbagai kompetisi menjadi pemicu utama. Di ajang Liga Champions UEFA, Los Blancos harus tersingkir di babak perempat final setelah kalah dari Bayern Munchen.
Sementara itu, di kompetisi domestik seperti La Liga dan Copa del Rey, performa tim juga jauh dari ekspektasi. Inkonsistensi permainan membuat mereka kesulitan bersaing di papan atas.
Perez secara terbuka mengakui bahwa salah satu penyebab utama kegagalan tersebut adalah keputusan dalam memilih pelatih. Ia menyebut pergantian dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa dalam satu musim sebagai kesalahan besar yang berdampak signifikan terhadap stabilitas tim.
Arbeloa Dipastikan Tak Lanjut
Setelah ditunjuk sebagai pelatih sementara menggantikan Xabi Alonso, Arbeloa sebenarnya diharapkan mampu membawa perubahan positif. Namun, hasil yang diraih belum cukup untuk meyakinkan manajemen.
Perez bahkan dikabarkan telah menyampaikan secara langsung kepada Arbeloa bahwa ia tidak akan menjadi bagian dari proyek tim musim depan. Keputusan ini menegaskan bahwa Real Madrid siap memulai era baru dengan sosok pelatih yang berbeda.
Meski terdapat perbedaan pandangan di internal manajemen terkait masa depan Arbeloa, keputusan akhir tetap berada di tangan Perez sebagai figur sentral dalam klub.
Perez Ambil Kendali Penuh
Dalam situasi krisis seperti ini, Perez memilih untuk tidak lagi menyerahkan keputusan penting kepada pihak lain. Ia kini mengambil alih seluruh proses seleksi pelatih baru, mulai dari identifikasi kandidat hingga negosiasi.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Real Madrid dalam membangun kembali fondasi tim. Perez ingin memastikan bahwa pelatih berikutnya benar-benar sesuai dengan filosofi klub dan mampu memaksimalkan potensi skuad yang ada.
Menariknya, hasil evaluasi internal klub tidak sepenuhnya menyalahkan para pemain. Skuad yang dimiliki dianggap tetap memiliki kualitas tinggi, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh pelatih sebelumnya.
Daftar Kandidat Pelatih Baru
Sejumlah nama besar mulai dikaitkan dengan kursi panas di Santiago Bernabeu. Beberapa di antaranya adalah:
- Jurgen Klopp
- Mauricio Pochettino
- Didier Deschamps
- Jose Mourinho
Nama Klopp disebut-sebut menjadi favorit banyak pihak, termasuk para pendukung. Namun, ada potensi kendala dalam proses negosiasi, mengingat gaya kepelatihannya yang cenderung menginginkan kontrol penuh atas aspek teknis tim.
Sementara itu, peluang kembalinya Zinedine Zidane untuk saat ini tampak kecil. Legenda klub tersebut disebut lebih tertarik menunggu kesempatan menangani tim nasional Prancis setelah Piala Dunia FIFA 2026.
Fokus pada Masa Depan Klub
Real Madrid kini berada di titik krusial dalam perjalanan mereka. Penunjukan pelatih baru akan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah klub pada musim 2026/2027.
Perez menegaskan bahwa fokus utama bukan hanya mencari nama besar, tetapi sosok yang mampu membangun kembali identitas permainan tim serta memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada.
Dengan kendali penuh di tangannya, keputusan yang diambil Perez dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan masa depan Real Madrid. Jika tepat, Los Blancos berpeluang bangkit dan kembali mendominasi, baik di Spanyol maupun di panggung Eropa.
Ikuti Detak Media
