— Kiper tim nasional Argentina, Emiliano Martinez, menyadari betul signifikansi krusial dari kemungkinan meraih gelar Piala Dunia secara beruntun atau ‘back-to-back’. Argentina akan menghadapi Spanyol dalam laga puncak Piala Dunia 2026.

Pertandingan final yang mempertemukan Spanyol versus Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026), dengan jadwal kick-off pukul 02.00 WIB. Argentina saat ini menyandang status sebagai juara bertahan, setelah meraih gelar pada edisi 2022 di bawah arahan Lionel Scaloni, mengalahkan Prancis dalam pertandingan yang menegangkan.

Sejarah mencatat, hanya ada dua negara yang pernah berhasil mempertahankan trofi Piala Dunia: Brasil, yang meraihnya pada tahun 1958 dan 1962, serta Italia, yang mencatatkan pencapaian serupa pada 1934 dan 1938. Jika Argentina berhasil mengalahkan Spanyol, mereka akan menorehkan rekor prestisius tersebut, menyamai pencapaian Brasil dan Italia.

Dalam sebuah kesempatan, Emi Martinez ditanyai oleh bintang basket Amerika Serikat, Kevin Durant, mengenai potensi raihan back-to-back tersebut. “Saya hanya merasa bangga bisa berada di final Piala Dunia 2026. Saya tahu apa artinya ini bagi negara saya. Ketika kami memenanginya, itu adalah sebuah pengalaman yang tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat sebelumnya,” ujar Martinez, seperti dikutip dari Sportskeeda.

Menghadapi Spanyol di final, Argentina tidak diunggulkan. Data menunjukkan persentase kemenangan Argentina berada di angka 26 persen, sementara Spanyol diprediksi memiliki peluang 45 persen. Dalam rekor pertemuan, kedua tim memiliki catatan yang imbang, dengan Argentina dan Spanyol masing-masing meraih enam kemenangan dari total 14 pertandingan yang telah dilakoni.