— Duel dua pembalap muda Asia Tenggara mewarnai hari pertama Moto3 Prancis 2026. Hakim Danish Ramli tampil lebih tajam dibanding Veda Ega Pratama pada rangkaian sesi Jumat (8/5/2026) di Moto3 French Grand Prix yang digelar di Circuit Bugatti Le Mans.

Keduanya sama-sama memastikan tiket otomatis ke Kualifikasi Kedua (Q2) setelah menembus 14 besar pada sesi Practice (latihan resmi penentuan Q2). Namun, Danish menutup hari dengan posisi lebih baik setelah finis keempat, sementara Veda mengamankan peringkat kesembilan.

Hasil tersebut membuat dua wakil Asia Tenggara ini tak perlu melewati Q1, sebuah keuntungan penting di kelas Moto3 yang terkenal sangat rapat dari sisi catatan waktu.

Siapa Saja Lawan Terberat Veda Ega Pratama di Q2 Moto3 Prancis 2026?

Danish Konsisten, Veda Bangkit di Akhir Sesi

Pada sesi FP1, Veda yang membela Honda Team Asia sempat tampil menjanjikan. Ia beberapa kali berada di zona empat besar sebelum turun drastis hingga posisi ke-21 akibat perbaikan waktu para rival di fase akhir sesi.

Di menit-menit penutup, Veda mampu memperbaiki catatan waktunya dan menutup FP1 di posisi ke-11 dengan selisih +0,635 detik dari pembalap tercepat sesi tersebut.

Sementara itu, Danish dari tim MT Helmets MSI menunjukkan progres stabil. Memulai FP1 dari papan tengah, ia perlahan naik dan menutup sesi di posisi ketujuh dengan waktu 1 menit 41,723 detik—bahkan sempat berada di depan Veda.

Performa Danish makin solid di sesi Practice. Pembalap Malaysia itu mencatatkan waktu 1 menit 40,443 detik dan finis di posisi keempat. Veda juga mengalami peningkatan signifikan dengan waktu 1 menit 40,779 detik yang menempatkannya di urutan kesembilan.

Karena penentuan Q2 di Moto3 dihitung dari hasil sesi Practice, kedua catatan waktu tersebut otomatis mengunci tiket mereka ke Q2.

Ungkapan Danish dan Peluang Veda di Balapan

Usai sesi, Danish mengungkapkan kepuasannya melalui media sosial. Ia menyebut kondisi cuaca dan feeling motornya sangat mendukung di Le Mans, yang membantunya tampil kompetitif sejak awal.

Tim MT Helmets MSI juga memuji adaptasi Danish di sirkuit Le Mans yang dikenal teknis dengan kombinasi tikungan lambat dan pengereman keras—karakter yang menuntut presisi tinggi di kelas Moto3.

Namun, catatan menarik datang dari perbandingan performa keduanya di seri sebelumnya di Jerez. Saat itu Danish juga lebih unggul dari Veda di sesi latihan. Tetapi pada balapan utama, Veda justru tampil lebih impresif dengan finis keenam setelah start dari posisi ke-17. Danish yang start lebih depan justru finis di posisi ke-13.

Fakta tersebut menunjukkan satu pola penting: Veda kerap menunjukkan peningkatan signifikan saat hari balapan, terutama dalam manajemen ritme dan pembacaan situasi lomba.

Jadwal Veda Ega Pratama di Kualifikasi 2 Moto3 Prancis Hari Ini

Kedua pembalap akan kembali turun pada sesi FP2 Sabtu (9/5/2026) sebelum menghadapi kualifikasi. Meski FP2 tak lagi menentukan tiket Q2, sesi ini krusial untuk mencari setelan terbaik, simulasi long run, serta membaca potensi slipstream yang sangat menentukan di Moto3.

Dengan sama-sama sudah aman di Q2, fokus Danish dan Veda kini tertuju pada satu hal: mengamankan posisi start sebaik mungkin demi peluang bertarung di rombongan depan saat balapan utama Moto3 Prancis.