Detak Media — Huawei resmi membawa kembali lini flagship Mate ke Indonesia lewat peluncuran Huawei Mate 80 Pro pada 24 April 2026. Perangkat ini diposisikan untuk segmen premium dengan menonjolkan dua kekuatan utama: sistem kamera XMAGE generasi terbaru dan perlindungan layar Kunlun Glass generasi kedua.
Smartphone ini dipasarkan dengan harga Rp16.999.000 dan menjadi penanda kembalinya seri Mate setelah absen beberapa tahun dari pasar Indonesia.
Kamera XMAGE dengan True-to-Colour Camera 2.0
Sektor fotografi menjadi sorotan utama lewat pembaruan sistem kamera XMAGE yang kini mengusung teknologi True-to-Colour Camera 2.0. Huawei mengklaim teknologi ini mampu menghasilkan reproduksi warna lebih akurat serta detail gambar yang tajam, termasuk pada kondisi pencahayaan rendah.
Kamera utama mengandalkan sensor 50MP Ultra Lighting Camera berukuran 1/1.28 inci dengan filter warna RYYB, bukaan variabel f/1.4–f/4.0, serta dukungan OIS. Konfigurasi ini memungkinkan penyerapan cahaya lebih besar untuk foto malam yang lebih terang dan minim noise.
Susunan kameranya turut dilengkapi:
- 48MP telephoto macro dengan 4x optical zoom dan fokus hingga 5 cm
- 40MP ultra-wide camera
- Fitur AI Composition untuk membantu penataan framing foto secara otomatis
Kunlun Glass Generasi Kedua dan Desain Tahan Banting
Dari sisi durabilitas, Mate 80 Pro dibekali 2nd Gen Kunlun Glass yang diklaim meningkatkan ketahanan benturan hingga 20 kali lipat dibanding kaca konvensional. Struktur rangka diperkuat melalui desain Super Durable Architecture.
Bagian belakang perangkat menggunakan material vegan fibre yang tahan gores dan noda, sekaligus memberikan grip yang nyaman di tangan. Smartphone ini juga mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, menandakan ketahanan terhadap debu, air, serta semprotan air bertekanan tinggi.
Huawei menyebut perangkat mampu bertahan pada suhu ekstrem mulai dari -20°C hingga 80°C. Secara visual, modul kamera lingkaran besar khas seri Mate tetap dipertahankan melalui desain yang disebut Dual Space Ring.
Performa Kirin 9030 dan Sistem Pendingin Baru
Mate 80 Pro ditenagai chipset flagship terbaru Kirin 9030 yang diklaim memberikan peningkatan performa hingga 17 persen dibanding generasi sebelumnya. Perangkat ini dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB.
Untuk menjaga suhu tetap stabil saat penggunaan berat, Huawei menyematkan sistem pendingin SuperCool Dual Phase Change Heat Dissipation yang dirancang meningkatkan efisiensi pelepasan panas saat multitasking maupun gaming.
Baterai 5.750 mAh dengan SuperCharge 100W
Daya tahan menjadi keunggulan lain melalui baterai berkapasitas 5.750 mAh. Pengisian daya didukung teknologi:
- 100W HUAWEI SuperCharge (kabel)
- 80W Wireless HUAWEI SuperCharge
Teknologi ini memungkinkan pengisian daya berlangsung sangat cepat sehingga perangkat dapat kembali digunakan dalam waktu singkat.
Layar LTPO OLED 120Hz dan Kecerahan 3.000 Nits
Mate 80 Pro mengusung layar LTPO OLED 6,75 inci dengan resolusi 2832 x 1280 piksel (460 ppi). Layar ini mendukung refresh rate adaptif 1–120Hz untuk keseimbangan antara kelancaran visual dan efisiensi daya.
Tingkat kecerahan layar mencapai 3.000 nits, membuatnya tetap nyaman digunakan di bawah terik matahari. Huawei juga menyematkan teknologi 1.440 Hz High Frequency PWM Dimming untuk mengurangi efek kedipan layar dan menjaga kenyamanan mata.
Fitur AI untuk Produktivitas
Huawei melengkapi perangkat ini dengan sejumlah fitur berbasis AI, antara lain:
- AI Remove untuk menghapus objek di foto
- AI Best Expression untuk memilih ekspresi terbaik dalam foto grup
- AI Gesture Control untuk navigasi tanpa sentuhan
- AI Messaging untuk membantu aktivitas komunikasi harian
Peluncuran Mate 80 Pro menjadi langkah strategis Huawei untuk kembali bersaing di segmen smartphone premium Indonesia. Dengan kombinasi inovasi kamera XMAGE, perlindungan Kunlun Glass, performa tinggi, dan fitur AI yang komprehensif, perangkat ini diposisikan sebagai salah satu opsi flagship paling menonjol di 2026.
Ikuti Detak Media
