— Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil luar biasa pada balapan Moto3 Spanyol 2026 di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Minggu (26/4/2026). Memulai lomba dari posisi ke-17, Veda berhasil finis di urutan keenam setelah melakukan comeback agresif dan terukur sepanjang balapan.

Penampilan impresif pembalap berusia 17 tahun itu mendapat sorotan dari media balap Jerman, Speedweek, yang secara khusus memuji performanya sebagai salah satu aksi terbaik pembalap rookie musim ini.

Hasil Moto3 Spanyol 2026: Veda Ega Pratama Finis Keenam Usai Start dari Posisi 17

Progres Sejak Latihan Hingga Balapan

Akhir pekan Veda di Jerez tidak dimulai dengan mudah. Pada sesi latihan bebas pertama, ia berada di papan bawah. Namun, peningkatan signifikan terlihat di sesi berikutnya saat ia mulai mendekati 10 besar catatan waktu.

Di kualifikasi, Veda harus melewati Q1 dan sukses menjadi runner-up untuk lolos ke Q2. Meski demikian, catatan waktunya di sesi penentuan grid belum cukup mengantarnya ke barisan depan, sehingga ia start dari posisi ke-17.

Situasi itu justru menjadi panggung pembuktian. Sejak lap awal balapan, Veda langsung menyalip sejumlah pembalap dan masuk ke rombongan tengah. Konsistensi ritme, keberanian saat late braking, serta pemilihan racing line yang presisi membuatnya perlahan menembus barisan depan hingga sempat berada di perebutan lima besar sebelum akhirnya finis keenam.

Pujian Langsung dari Media Internasional

Media Jerman, Speedweek, menyoroti bagaimana Veda mampu mengelola balapan dengan matang meski start dari belakang. Mereka menilai performa Veda sebagai bukti kapasitas pembalap Asia yang mampu bersaing di level tertinggi Moto3 Eropa.

Sorotan tersebut menempatkan nama Veda sejajar dengan para pembalap yang lebih berpengalaman di kelas ringan Grand Prix.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga memuji kematangan balap Veda. Menurut Aoyama, start dari posisi ke-17 bukan hal mudah di Moto3 yang sangat kompetitif, namun Veda mampu membaca situasi balapan dengan sangat baik.

Ia menyebut Veda memiliki manajemen balap yang kuat, terutama dalam menjaga kecepatan tanpa merusak ban hingga akhir lomba—modal penting menuju seri berikutnya di Circuit de la Sarthe (Le Mans).

Bos Honda Team Asia Akui Balapan Moto3 Spanyol “Kacau”, tapi Soroti Performa Gemilang Veda Ega

Catat Top Speed Tertinggi Moto3 di Jerez

Tidak hanya hasil finis yang mencuri perhatian. Veda juga mencatatkan top speed tertinggi di kelas Moto3 Jerez dengan angka 222,2 km/jam menggunakan motor Honda NSF250RW.

Catatan ini menjadi menarik karena secara karakter, motor tersebut kerap dianggap kalah unggul di lintasan lurus dibanding rival utamanya, KTM RC250GP. Fakta tersebut menunjukkan kombinasi efektif antara setelan motor, teknik slipstream, dan keberanian Veda memaksimalkan potensi mesin.

Tambahan 10 poin dari Jerez membuat Veda kini mengoleksi 37 poin dari empat seri, menempatkannya di peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026. Ia juga tercatat sebagai pembalap rookie dengan posisi klasemen tertinggi sejauh musim berjalan.

Klasemen Moto3 2026 Usai Veda Ega Pratama Finis Posisi 6 di Spanyol

Sebelumnya, Veda telah mencetak podium di Brasil, finis kelima di Thailand, serta sempat gagal finis di Amerika Serikat. Konsistensi kembali ia tunjukkan di Spanyol, mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat Rookie of the Year musim ini.