— Supercar listrik performa tinggi BYD Yangwang U9 Xtreme mencuri perhatian publik setelah dikabarkan terjual lebih dari 20 juta yuan di ajang Beijing Auto Show 2026. Nilai transaksi tersebut setara sekitar US$2,8 juta (Rp47 miliar) per unit, menjadikannya kendaraan dengan nilai jual tertinggi yang tercatat selama pameran otomotif tersebut.

Kabar penjualan ini dikonfirmasi langsung oleh Li Yunfei, General Manager Branding dan Public Relations BYD Group. Penyerahan simbolis unit pertama bahkan dilakukan di panggung pameran oleh Chairman BYD, Wang Chuanfu, kepada pembeli perdananya.

Harga fantastis ini sekaligus menandai rekor baru bagi BYD, karena untuk pertama kalinya produsen mobil listrik asal Tiongkok tersebut memasarkan model produksi dengan banderol menembus puluhan juta yuan.

Varian Ekstrem dari U9 yang Sudah Menggebrak Sejak 2024

Yangwang U9 Xtreme merupakan versi paling buas dari BYD Yangwang U9 yang pertama kali diperkenalkan pada Februari 2024 di bawah sub-brand mewah Yangwang milik BYD Auto.

Jika U9 standar sudah dikenal sebagai salah satu supercar listrik tercepat di dunia dengan tenaga sekitar 1.288 hp, varian Xtreme ini dirancang khusus untuk performa trek dengan peningkatan output yang sangat drastis.

Produksinya pun sangat terbatas, hanya 30 unit untuk seluruh dunia, mempertegas statusnya sebagai koleksi ultra-eksklusif, bukan sekadar kendaraan performa tinggi.

Tenaga Hampir 3.000 Hp dari Empat Motor Listrik

U9 Xtreme mengandalkan empat motor listrik independen di setiap roda. Total tenaga gabungannya diklaim mencapai 2.978 hp, hampir tiga kali lipat versi standar.

Supercar ini dibangun di atas arsitektur kelistrikan 1200 volt, memungkinkan suplai daya sangat besar dengan efisiensi tinggi, sekaligus mendukung akselerasi ekstrem dan pendinginan sistem yang lebih optimal saat dipacu di lintasan.

Catatan Waktu Nürburgring dan Rekor Kecepatan

Performa Byd Yangwang U9

BYD mengklaim U9 Xtreme telah mencatatkan waktu 6 menit 59,157 detik di Nürburgring Nordschleife, Jerman—angka yang menempatkannya di jajaran mobil listrik produksi tercepat di sirkuit legendaris tersebut.

Lebih mencolok lagi, mobil ini disebut menorehkan kecepatan puncak 496,22 km/jam (308,3 mph) saat pengujian di ATP Papenburg. Klaim ini melampaui rekor produksi sebelumnya yang pernah dicapai Bugatti Chiron Super Sport 300+.

Suspensi dengan Teknologi DiSus-X

Salah satu teknologi paling mencolok pada U9 Xtreme adalah sistem suspensi aktif penuh DiSus-X. Sistem ini memungkinkan kontrol bodi yang sangat presisi, termasuk kemampuan unik seperti:

  • mobil dapat “melompat”,
  • bergerak dengan tiga roda,
  • hingga melakukan gerakan menyerupai tarian.

Untuk pengereman, BYD membekali U9 Xtreme dengan cakram karbon-keramik berukuran besar yang dirancang untuk menahan panas ekstrem saat kecepatan tinggi.

Sinyal Kuat untuk Pasar Indonesia

Meski U9 Xtreme diproduksi sangat terbatas, BYD sebelumnya telah memberi sinyal akan membawa versi standar U9 ke Indonesia. Model tersebut direncanakan tampil di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 sebagai bagian dari strategi membangun citra lini kendaraan mewah BYD di Tanah Air.

Langkah ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan minat terhadap kendaraan listrik premium di Indonesia, sekaligus memperkenalkan brand Yangwang kepada konsumen kelas atas.

Dengan transaksi senilai US$2,8 juta (Rp47 miliar) di Beijing, Yangwang U9 Xtreme bukan hanya menjadi supercar listrik termahal yang terjual di pameran tersebut, tetapi juga simbol lonjakan teknologi dan ambisi BYD di segmen ultra-mewah global.