Detak Media — Nasib Bryan Zaragoza akhirnya menemui kejelasan jelang berakhirnya musim 2025/2026. Winger asal Spanyol tersebut dipastikan akan kembali ke Bayern Munchen setelah masa peminjamannya bersama AS Roma berakhir.
Keputusan ini diambil setelah manajemen Roma memilih untuk tidak mengaktifkan klausul pembelian permanen dalam kontrak sang pemain. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano pada Senin (27/4/2026).
Sejak awal, masa depan Zaragoza di ibu kota Italia memang sudah diselimuti tanda tanya. Minimnya kontribusi di lapangan membuat pihak klub enggan mengambil risiko investasi jangka panjang.
Performa Belum Sesuai Ekspektasi
Zaragoza bergabung dengan Roma pada Februari 2026 dengan status pinjaman dari Bayern Munchen. Ia diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Giallorossi, terutama di paruh kedua musim.
Namun, realitas di lapangan berkata lain. Pemain berusia 23 tahun itu kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Ia lebih sering menghuni bangku cadangan dan hanya tampil dalam beberapa pertandingan tanpa dampak signifikan.
Kondisi tersebut membuat Roma menilai bahwa Zaragoza belum mampu memenuhi ekspektasi tim. Bahkan, laporan menyebutkan klub lebih memilih membayar penalti sekitar €500.000 dibandingkan harus menebusnya secara permanen.
Padahal, dalam kesepakatan awal, terdapat opsi pembelian di kisaran €13 juta hingga €13,5 juta. Klausul tersebut juga bisa berubah menjadi kewajiban jika Roma memenuhi syarat tertentu, seperti lolos ke kompetisi Eropa dan memberikan waktu bermain minimal 50% kepada sang pemain.
Perjalanan Zaragoza Sebelum ke Roma
Sebelum merapat ke Italia, Zaragoza sempat menjalani masa peminjaman di Spanyol. Ia tampil bersama CA Osasuna pada musim 2024/2025 dengan mencatatkan 28 penampilan dan satu gol.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di Celta Vigo pada paruh pertama musim 2025/2026. Di sana, performanya cukup menjanjikan dengan torehan enam gol dari 26 pertandingan.
Performa tersebut sebenarnya sempat memberikan harapan bahwa Zaragoza bisa berkembang lebih jauh di level kompetisi yang lebih tinggi. Namun, kepindahannya ke Roma tidak berjalan sesuai rencana.
Bayern Munchen Hadapi Dilema
Kembalinya Zaragoza ke Allianz Arena menempatkan Bayern Munchen dalam posisi yang cukup dilematis. Klub harus segera menentukan langkah terbaik untuk masa depan sang pemain.
Direktur olahraga Bayern, Christoph Freund, sebelumnya menyebut bahwa peminjaman Zaragoza bertujuan untuk menambah pengalaman bermain di level tertinggi.
Namun, dengan minimnya kontribusi di Roma, Bayern perlu mengevaluasi apakah Zaragoza layak masuk dalam rencana utama tim musim depan atau justru kembali dipinjamkan.
Selama berseragam Bayern, Zaragoza sendiri masih kesulitan menembus skuad utama. Ia baru mencatatkan tujuh penampilan sejak direkrut dari Granada CF pada akhir 2023.
Masa Depan Masih Terbuka
Meski gagal bersinar di Roma, peluang Zaragoza untuk berkembang masih terbuka lebar. Usianya yang masih muda menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
Bayern Munchen kemungkinan akan mempertimbangkan opsi peminjaman kembali ke klub lain yang bisa memberinya menit bermain lebih konsisten. Alternatif lainnya adalah mempertahankannya sebagai pelapis di skuad utama jika dianggap masih memiliki potensi.
Yang jelas, kepulangan Zaragoza menandai babak baru dalam kariernya. Keputusan yang diambil Bayern dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan arah perkembangan sang pemain di level tertinggi sepak bola Eropa.
Ikuti Detak Media
