Detak Media — Borneo FC akan menjalani laga paling menentukan musim ini saat menjamu Malut United pada pekan terakhir Liga Super Indonesia 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB itu dipastikan berlangsung sengit karena menyangkut peluang perebutan gelar juara.
Pesut Etam masih memiliki kesempatan untuk menutup musim sebagai kampiun. Namun, skuad asuhan Fabio Lefundes wajib mengamankan kemenangan sambil berharap Persib Bandung gagal meraih poin penuh saat menghadapi Persijap Jepara di laga lainnya.
Saat ini Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 76 poin. Mereka tertinggal dua angka dari Persib Bandung yang memimpin perburuan gelar menjelang pekan pamungkas kompetisi musim ini.
Sementara itu, Malut United juga datang dengan motivasi besar. Tim asal Maluku Utara tersebut saat ini menempati posisi kelima klasemen dengan torehan 53 poin dan ingin menutup musim dengan hasil positif setelah tampil cukup konsisten sepanjang kompetisi.
Borneo FC Punya Misi Balas Dendam
Laga melawan Malut United bukan hanya soal perebutan poin penting, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya.
Pada putaran pertama yang berlangsung di Stadion Kie Raha, Ternate, 28 Desember 2025 lalu, Borneo FC harus pulang dengan kekalahan tipis 3-2. Saat itu Malut United tampil efektif dan sukses memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Tiga gol kemenangan Malut United dicetak oleh David da Silva, Taufik Rustam, dan Gustavo Franca. Sedangkan dua gol Borneo FC lahir melalui Juan Villa dan Douglas Coutinho.
Hasil tersebut membuat Malut United unggul dalam catatan pertemuan terakhir kedua tim. Bahkan secara keseluruhan, Borneo FC belum terlalu dominan ketika menghadapi klub berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.
Berikut catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir:
- Borneo FC 1-0 Malut United (17 September 2024)
- Malut United 3-0 Borneo FC (10 Februari 2025)
- Malut United 3-2 Borneo FC (28 Desember 2025)
Meski demikian, Borneo FC memiliki modal kuat ketika bermain di kandang sendiri. Stadion Segiri musim ini menjadi salah satu markas paling angker di Liga Super Indonesia dengan dukungan suporter yang sangat besar.
Fabio Lefundes Fokus pada Tiga Poin
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, diyakini akan menurunkan komposisi terbaik demi menjaga peluang juara hingga menit terakhir musim ini. Kemenangan menjadi harga mati bagi Pesut Etam jika ingin terus menekan Persib Bandung dalam perebutan trofi.
Selain faktor kandang, performa lini serang Borneo FC juga menjadi modal penting. Mariano Peralta dan Douglas Coutinho menjadi dua pemain yang tampil cukup konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kecepatan transisi permainan serta kemampuan menyerang dari sisi sayap diprediksi kembali menjadi senjata utama tim tuan rumah untuk membongkar pertahanan Malut United.
Namun, Lefundes tetap harus mewaspadai kekuatan tim tamu. Malut United dikenal sebagai salah satu tim dengan serangan balik cepat dan efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang.
Malut United Ingin Tutup Musim dengan Kejutan
Di sisi lain, Malut United dipastikan tidak akan datang ke Samarinda hanya untuk bertahan. Tim asuhan Imran Nahumarury justru berpeluang menjadi pengganggu dalam perebutan gelar juara musim ini.
Kepercayaan diri Malut United cukup tinggi karena mereka memiliki rekor positif atas Borneo FC dalam dua pertemuan terakhir. Faktor itu bisa menjadi modal mental penting bagi tim tamu.
David da Silva masih menjadi ancaman utama di lini depan. Pengalaman dan ketajamannya musim ini membuat lini belakang Borneo FC harus bekerja ekstra keras sepanjang pertandingan.
Selain itu, Gustavo Franca juga tampil impresif ketika kedua tim bertemu di putaran pertama. Kombinasi lini tengah dan serangan Malut United menjadi salah satu kekuatan yang wajib diantisipasi oleh tuan rumah.
Persaingan Juara Berlangsung Hingga Pekan Terakhir
Persaingan papan atas Liga Super Indonesia musim 2025/2026 memang berjalan sangat ketat hingga pekan terakhir. Borneo FC menjadi satu-satunya tim yang masih mampu menekan Persib Bandung dalam perebutan gelar.
Situasi ini membuat pertandingan di Stadion Segiri dipastikan berlangsung penuh tensi. Selain wajib menang, Borneo FC juga harus berharap hasil negatif menimpa Persib Bandung.
Apabila Pesut Etam sukses mengalahkan Malut United dan Persib gagal menang atas Persijap Jepara, maka trofi juara berpotensi berpindah ke Samarinda.
Dengan atmosfer stadion yang diprediksi penuh dan tensi persaingan gelar yang tinggi, duel Borneo FC kontra Malut United dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan terakhir Liga Super Indonesia 2025/2026.
Ikuti Detak Media
