Detak Media — Laga penuh tensi tinggi akan tersaji saat Bhayangkara FC menjamu Madura United pada pekan ke-32 Liga Super Indonesia 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026) pukul 19.00 WIB itu diprediksi berlangsung ketat sejak menit pertama.
Kedua tim datang dengan misi besar yang berbeda. Bhayangkara FC berusaha mengakhiri tren negatif demi menjaga peluang finis di papan atas klasemen. Sementara Madura United tengah berjuang menjauh dari ancaman degradasi yang masih membayangi hingga akhir musim.
Meski berada di posisi yang lebih baik di klasemen sementara, performa Bhayangkara FC justru sedang tidak stabil. Tim berjuluk The Guardian tersebut hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Sebaliknya, Madura United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih empat kemenangan dalam lima laga terakhir. Kebangkitan tim asal Pulau Madura itu membuat persaingan di papan bawah semakin menarik menjelang akhir musim.
Bhayangkara FC Ingin Bangkit di Kandang
Bhayangkara FC saat ini menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 47 poin. Peluang untuk finis di zona kompetisi Asia masih terbuka, namun mereka wajib menyapu bersih sisa pertandingan musim ini.
Masalah terbesar Bhayangkara FC musim ini terletak pada lini pertahanan yang kerap kehilangan konsentrasi. Dalam tiga pertandingan terakhir saja, mereka sudah kebobolan delapan gol.
Meski demikian, performa kandang Bhayangkara tetap layak diperhitungkan. Mereka sukses memenangi empat dari lima laga kandang terakhir dan beberapa tim kuat seperti Persija Jakarta serta Arema FC pernah menjadi korban di Stadion Sumpah Pemuda.
Dukungan penuh suporter juga diyakini menjadi tambahan motivasi bagi skuad asuhan Paul Munster untuk kembali ke jalur kemenangan.
Madura United Datang Dengan Modal Positif
Di sisi lain, Madura United perlahan mulai menunjukkan kebangkitan pada fase akhir kompetisi. Tim asuhan Basuki Rakhmat kini berada di posisi ke-15 dengan raihan 32 poin.
Meski masih dekat dengan zona degradasi, kemenangan demi kemenangan membuat Laskar Sape Kerrab mulai menjauh dari ancaman turun kasta. Hasil positif atas Bali United dan Persebaya Surabaya menjadi bukti peningkatan performa mereka.
Lini depan Madura United juga sedang tampil tajam. Kombinasi Lulinha dan Junior Brandao menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Kecepatan serangan balik mereka diprediksi bakal merepotkan Bhayangkara FC yang belakangan cukup rapuh di sektor belakang.
Madura United tentu ingin melanjutkan tren positif demi memastikan tempat mereka tetap aman di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Rekor Pertemuan Jadi Modal The Guardian
Secara statistik, Bhayangkara FC masih unggul dalam rekor pertemuan melawan Madura United, terutama saat bermain di kandang sendiri.
Dalam lima laga kandang terakhir menghadapi Madura United, Bhayangkara FC belum pernah menelan kekalahan. Mereka bahkan sempat mencatat kemenangan telak 4-0 dalam salah satu pertemuan sebelumnya.
Catatan tersebut menjadi modal psikologis penting bagi The Guardian untuk menghadapi laga kali ini. Namun Madura United jelas datang dengan situasi berbeda karena performa mereka kini jauh lebih stabil dibanding beberapa musim sebelumnya.
Laga Diprediksi Berjalan Sengit
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan. Bhayangkara FC akan mencoba tampil agresif sejak awal untuk memanfaatkan dukungan publik Bandar Lampung.
Sementara Madura United kemungkinan mengandalkan serangan balik cepat yang selama ini menjadi senjata utama mereka.
Jika melihat performa terkini, Madura United sedikit lebih unggul dari sisi momentum. Namun Bhayangkara FC tetap punya kekuatan besar saat tampil di kandang sendiri.
Situasi tersebut membuat duel pekan ke-32 ini diprediksi berlangsung panas, ketat, dan penuh drama hingga peluit panjang dibunyikan.
Ikuti Detak Media
