Detak Media — Madura United akan menjalani pertandingan penting saat menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-32 Liga Super Indonesia 2025/2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling krusial bagi Laskar Sape Kerrab pada akhir musim. Pasalnya, Madura United masih berjuang memastikan diri bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Saat ini persaingan di papan bawah hanya menyisakan dua tim yang masih terancam degradasi, yakni Madura United dan Persis Solo. Kedua tim hanya terpaut empat poin sehingga setiap pertandingan menjadi sangat menentukan.
Madura United menyadari kemenangan atas Bhayangkara FC akan menjadi langkah besar untuk menjauh dari tekanan zona merah. Tambahan tiga poin dapat membuat posisi mereka semakin aman menjelang dua pertandingan terakhir musim ini.
Carlos Parreira Optimistis Timnya Siap Tempur
Pelatih Madura United, Carlos Parreira, menyebut timnya datang ke Bandar Lampung dengan kondisi yang cukup positif. Ia menilai persiapan tim berjalan lancar dan seluruh pemain menunjukkan antusiasme tinggi menjelang pertandingan penting ini.
Menurut Carlos Parreira, suasana latihan dalam beberapa hari terakhir berlangsung sangat baik. Para pemain dinilai memahami pentingnya pertandingan menghadapi Bhayangkara FC sehingga tampil dengan motivasi berlipat.
Ia berharap seluruh program latihan yang sudah dijalankan mampu memberikan hasil maksimal saat pertandingan berlangsung nanti.
“Persiapan berjalan dengan baik dan semua pemain sangat antusias menghadapi pertandingan ini. Kami berharap semua yang dipersiapkan selama latihan bisa berjalan maksimal di lapangan,” ujar Carlos Parreira.
Pelatih asal Portugal tersebut juga meminta timnya tetap fokus sepanjang pertandingan. Ia tidak ingin para pemain kehilangan konsentrasi karena Bhayangkara FC dikenal memiliki kualitas yang mampu merepotkan lawan, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Lulinha dan Taufany Jadi Andalan Laskar Sape Kerrab
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Madura United menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan. Kehadiran sejumlah pemain kunci seperti Lulinha, Junior Brandao, hingga Taufany Muslihuddin membuat permainan tim semakin stabil.
Lulinha masih menjadi motor serangan utama Madura United musim ini. Kreativitas dan kecepatannya di lini depan kerap menjadi pembeda dalam situasi sulit.
Sementara itu, Taufany Muslihuddin juga menegaskan kesiapan timnya untuk membawa pulang kemenangan dari markas Bhayangkara FC. Mantan pemain Borneo FC tersebut menyebut seluruh pemain telah menjalankan instruksi pelatih dengan baik selama persiapan pertandingan.
“Kami siap menghadapi pertandingan ini dan semua arahan pelatih sudah kami jalankan. Semoga kami bisa mendapatkan tiga poin,” kata Taufany.
Performa positif Madura United belakangan ini memang menjadi modal penting menghadapi laga pekan ke-32. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka sukses meraih empat kemenangan yang membantu tim perlahan menjauh dari ancaman degradasi.
Bhayangkara FC Tetap Jadi Ancaman Berat
Meski Madura United sedang dalam tren positif, Bhayangkara FC tetap bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Tim berjuluk The Guardians tersebut masih memiliki catatan kandang yang cukup impresif musim ini.
Bhayangkara FC juga dipastikan ingin bangkit setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka masih berpeluang finis di papan atas klasemen sehingga kemenangan menjadi target utama saat menjamu Madura United.
Situasi tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung sengit dan terbuka. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh demi menjaga target masing-masing di penghujung musim.
Tiga Poin Jadi Harga Mati
Bagi Madura United, kemenangan di Bandar Lampung bukan sekadar tambahan poin biasa. Hasil positif akan menjadi penentu langkah mereka untuk bertahan di Liga Super Indonesia musim depan.
Jika berhasil mengalahkan Bhayangkara FC, tekanan terhadap Madura United dipastikan akan jauh berkurang menjelang dua laga terakhir kompetisi.
Namun apabila gagal meraih kemenangan, persaingan dengan Persis Solo dipastikan semakin menegangkan hingga pekan terakhir musim 2025/2026.
Ikuti Detak Media
