— Bhayangkara Presisi Lampung FC menerapkan kebijakan pembatasan ketat dalam penjualan tiket pertandingan kandang melawan Persib Bandung pada Kamis, 30 April 2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.

Pembatasan paling menonjol adalah penolakan penjualan tiket bagi calon penonton yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) asal Provinsi Jawa Barat, sebuah langkah yang diduga kuat bertujuan untuk membatasi kehadiran suporter tim tamu, Bobotoh, yang mayoritas berasal dari daerah tersebut.

Langkah ini telah diumumkan secara resmi oleh manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC melalui akun Instagram mereka pada Sabtu, 26 April 2026, bersamaan dengan perilisan syarat dan ketentuan penjualan tiket untuk BRI Super League musim 2025/2026. Penjualan tiket dibagi dalam beberapa gelombang.

Mekanisme Penjualan Tiket dan Kategori Loyal Supporters

Gelombang pertama, yang dibuka sejak 26 hingga 28 April 2026, dikhususkan bagi “Loyal Supporters” Bhayangkara Presisi Lampung FC, yaitu suporter yang telah melakukan minimal tiga kali pembelian tiket pertandingan kandang klub selama musim berjalan.

Selanjutnya, penjualan tiket untuk masyarakat umum atau General Sales akan dimulai pada 29 April 2026. Namun, pada tahap inilah syarat tegas mengenai NIK asal Jawa Barat tidak dapat melakukan pembelian tiket diberlakukan.

Harga Tiket dan Akses Pembelian Digital

Tiket pertandingan yang dibanderol mulai dari harga Rp 150.000 ini hanya dapat diperoleh secara daring melalui situs resmi bhayangkapresisilampungfc.com, aplikasi mobile klub, dan platform BRImo.

Langkah pembatasan pembelian tiket berdasarkan domisili NIK ini dipandang sebagai upaya preventif keamanan oleh manajemen Bhayangkara FC. Dalam dunia sepak bola Indonesia, kebijakan serupa seringkali diimplementasikan untuk mengelola potensi friksi antar suporter atau meminimalisir kerawanan keamanan, terutama saat tim tuan rumah menjamu tim dengan basis massa suporter yang besar dan fanatis seperti Persib Bandung.

Pertimbangan Keamanan dan Riwayat Pertandingan

Sejarah mencatat, beberapa pertandingan sebelumnya antara kedua tim, atau pertandingan Persib sebagai tim tamu, juga pernah diberlakukan larangan suporter tamu atau tidak adanya penjualan tiket langsung di stadion bagi pendukung tim lawan atas dasar pertimbangan keamanan.

Kebijakan ini tentu memicu berbagai reaksi. Dari perspektif manajemen Bhayangkara FC, ini adalah langkah krusial untuk memastikan kelancaran dan ketertiban jalannya pertandingan di kandang mereka.

Dinamika dan Respon Suporter Nasional

Namun, dari sudut pandang lain, kebijakan ini berpotensi menimbulkan kekecewaan bagi segelintir Bobotoh yang berdomisili di Jawa Barat namun berkeinginan untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ketidakpuasan suporter terkait isu-isu tiket dan manajemen klub juga pernah mengemuka, menunjukkan sensitivitas topik ini di kalangan penggemar sepak bola nasional. Pertandingan sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, pukul 19.00 WIB.