Detak.Media — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Selatan. Peringatan tersebut menginformasikan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang kemungkinan besar akan disertai fenomena kilat/petir serta angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan mulai aktif pada pukul 17:05 WITA dan berlanjut hingga pukul 18:35 WITA pada hari Senin, 4 Mei 2026. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul dari perubahan cuaca ini.
Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, antara lain:
- Kabupaten Tanah Laut: Pelaihari, Kurau, Bati Bati, Tambang Ulang, Batu Ampar, Bajuin
- Kabupaten Banjar: Karang Intan, Pengaron, Aranio, Mataraman
- Kabupaten Tanah Laut: Takisung, Jorong, Kintap
- Kabupaten Kotabaru: Pulausebuku, Kelumpang Hulu, Hampang
- Kabupaten Tanah Bumbu: Satui, Angsana, Kuranji
- Kabupaten Barito Kuala: Bakumpai, Marabahan
- Kabupaten Barito Kuala: Kuripan, Tabukan
- Kabupaten Kotabaru: Pulaulaut Timur
Selain itu, menurut BMKG, kondisi serupa juga berpotensi meluas ke beberapa kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan. Wilayah-wilayah tersebut meliputi sebagian Kabupaten Tanah Bumbu (Sungai Loban), Kota Banjarbaru (Cempaka), dan Kabupaten Tapin (Candi Laras Utara).
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ini, termasuk genangan air atau banjir lokal di daerah rendah, pohon tumbang akibat angin kencang, serta jalan licin yang dapat mengurangi jarak pandang dan membahayakan pengendara. Hujan lebat disertai angin kencang dan kilat/petir berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, dan membahayakan keselamatan jiwa. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk tetap di dalam ruangan jika tidak ada keperluan mendesak, menjauh dari pohon besar, tiang listrik, dan baliho yang rapuh, serta memastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat agar aliran air lancar. Selalu pantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi BMKG dan siapkan langkah antisipasi yang diperlukan untuk melindungi diri dan keluarga.
Intensitas hujan yang diprediksi berada pada kategori sedang hingga lebat, menandakan curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu singkat di area terdampak. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan volume air secara cepat di sungai, saluran drainase, atau area dataran rendah. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan sekitar dan potensi risiko yang menyertainya.
Ikuti Detak.Media
