— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Banten. Peringatan ini mengindikasikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung mulai pukul 17.55 WIB hingga 20.30 WIB pada Senin, 4 Mei 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang mungkin terjadi.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Banten, antara lain:

  • Kabupaten Lebak: Cipanas, Muncang, Cimarga, Sajira, Maja, Rangkasbitung, Cibadak, Curug Bitung, dll.
  • Kabupaten Serang: Kramatwatu, Waringinkurung, Bojonegara, Pulo Ampel, Ciruas, Kragilan, Pontang, Tirtayasa, dll.
  • Kota Cilegon: Cibeber, Cilegon, Pulomerak, Ciwandan, Jombang, Gerogol, Purwakarta, Citangkil
  • Kota Serang: Serang, Kasemen, Walantaka, Curug, Cipocok Jaya, Taktakan

Selain itu, rilis BMKG juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca serupa berpotensi meluas ke beberapa wilayah lain. Wilayah yang dapat terdampak perluasan meliputi Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Serang. Masyarakat di area tersebut juga diminta untuk tetap waspada.

Hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif. Dampak yang mungkin terjadi antara lain berkurangnya jarak pandang, genangan air atau banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan pada arus lalu lintas dan transportasi. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi BMKG, menghindari berlindung di bawah pohon saat hujan lebat disertai petir, dan menyiapkan diri menghadapi kemungkinan buruk.

Intensitas hujan yang diprediksi berada pada kategori sedang hingga lebat ini menandakan potensi curah hujan yang signifikan dalam waktu singkat. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus dari seluruh lapisan masyarakat guna meminimalkan risiko bencana alam.