— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh. Peringatan ini mengindikasikan potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berlangsung mulai pukul 17:20 WIB hingga pukul 20:26 WIB pada tanggal 4 Mei 2026.

Menurut data BMKG, kondisi ini diprediksi terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, antara lain:

  • Kabupaten Aceh Selatan: Trumon
  • Kabupaten Aceh Barat: Sungai Mas
  • Kabupaten Bireuen: Samalanga, Pandrah, Simpang Mamplam
  • Kabupaten Aceh Jaya: Krueng Sabee, Darul Hikmah, Pasie Raya
  • Kota Subulussalam: Rundeng, Longkib

Selain itu, rilis BMKG juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca serupa berpotensi meluas ke beberapa wilayah lain. Wilayah yang dapat terdampak perluasan meliputi Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kota Subulussalam.

Potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang ini dapat menimbulkan berbagai dampak. Dampak yang mungkin terjadi antara lain berkurangnya jarak pandang, genangan air atau banjir lokal, serta potensi pohon tumbang. Diimbau kepada masyarakat di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Warga diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ini mengacu pada curah hujan yang cukup signifikan dalam periode waktu singkat. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus mengingat potensi risiko yang menyertainya.