Detak.Media — Gempa bumi dengan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah laut di tenggara Sarmi, Provinsi Papua, pada hari Jumat, 9 Mei 2026, pukul 09:10:29 WIB. Pusat gempa ini tercatat berada di kedalaman 10 kilometer. Menurut rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa ini dirasakan dan penting untuk disampaikan kepada masyarakat luas.
Berdasarkan analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 1,89 Lintang Selatan dan 139,19 Bujur Timur. Lokasi ini secara spesifik berada di laut, sekitar 48 kilometer arah tenggara dari Kota Sarmi. Kedalaman gempa yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, berpotensi menyebabkan guncangan terasa lebih kuat di permukaan.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Sarmi dengan intensitas II Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala MMI II menunjukkan bahwa getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang, terutama mereka yang berada di lantai atas bangunan, namun benda-benda ringan yang tergantung belum bergoyang. Meskipun demikian, warga di sekitar pusat gempa merasakan adanya getaran yang cukup jelas.
BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, mengingat karakteristik dan magnitudo gempa yang terjadi. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kembali kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan akibat guncangan gempa.
Ikuti Detak.Media
