Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah laut 85 kilometer barat Jantho, Provinsi Aceh pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 16:44:47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa ini berada di kedalaman 19 kilometer. BMKG juga menyampaikan bahwa informasi gempa ini dirasakan dan perlu diteruskan kepada masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan.
Menurut data teknis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 5.18 Lintang Utara dan 94.84 Bujur Timur. Lokasi ini menempatkan pusat gempa di laut, sekitar 85 kilometer arah barat dari kota Jantho. Kedalaman gempa yang mencapai 19 kilometer menunjukkan bahwa aktivitas seismik ini tergolong gempa dangkal.
Getaran akibat gempa ini dilaporkan dirasakan di beberapa wilayah di Provinsi Aceh. Di Aceh Jaya, guncangan tercatat pada skala intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity), yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara itu, di Banda Aceh, intensitas guncangan berada pada skala II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang namun umumnya tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan.
BMKG menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sesuai dengan karakteristiknya yang relatif kecil dan kedalamannya. Meskipun demikian, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi ini. Warga juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing, memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan akibat guncangan yang terjadi.
Ikuti Detak.Media
