PSS Sleman dijadwalkan menjamu Persiku Kudus dalam lanjutan pekan ke-25 babak Championship di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, pada Senin (20/4/2026). Pertandingan krusial ini menjadi sorotan setelah para pendukung setia, BCS dan Slemania, menyerbu unggahan media sosial sesi latihan klub untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Para suporter secara terbuka meminta jajaran pelatih Laskar Sembada untuk memberikan kesempatan bermain kepada Nuri Fasya, bek kanan yang selama ini lebih sering menghuni bangku cadangan. Permintaan ini muncul di tengah perjuangan PSS Sleman mempertahankan posisi puncak klasemen Grup B demi mengamankan tiket promosi menuju kasta tertinggi musim depan.

Laga melawan Persiku Kudus menjadi sangat penting bagi PSS Sleman karena kompetisi babak Championship kini hanya menyisakan tiga pertandingan terakhir. Selain menjamu Persiku Kudus, PSS Sleman masih harus bertandang melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan dan melakoni partai kandang terakhir menghadapi PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo.

Tuntutan Suporter untuk Nuri Fasya

Nuri Fasya merupakan mantan bek kanan Persebaya Surabaya yang didatangkan PSS Sleman dari Persik Kediri pada 12 Juli 2025. Meskipun sudah cukup lama bergabung, pemain berusia 27 tahun tersebut tercatat baru satu kali dimainkan oleh tim pelatih dengan durasi penampilan hanya selama 45 menit sepanjang musim berjalan.

Kurangnya menit bermain bagi Nuri Fasya memicu keresahan di kalangan suporter yang menilai sang pemain layak mendapatkan kesempatan lebih. Berbagai komentar dari pendukung mulai muncul di media sosial untuk mendesak manajemen dan pelatih segera menurunkannya dalam laga sisa di babak Championship.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari komentar akun resmi klub, beberapa pendukung menyampaikan aspirasi mereka secara langsung terkait pemilihan susunan pemain. Berikut adalah beberapa pernyataan dari para suporter:

“Tuku nuri fasya mung nggo wangun wangun tok ye?,” kata @ke*zda*z11 sebagaimana dikutip dari TribunWow.

“Nuri fasya tampilke ra gur kanu waee,” ujar @ari*f_set*awa*08 dalam unggahan tersebut.

“Nuri fasya ki di mainke lo, mosok kanu terus,” tambah @za*nalr*za_.

“Nuri Fasya tolong mainke bos,” tulis akun @am*ozi*iin menyatakan harapannya.

Skenario Promosi dan Klasemen Grup B

Saat ini, PSS Sleman berada di posisi puncak klasemen Grup B dengan perolehan 49 poin. Persaingan di grup ini terbilang sangat ketat karena jarak poin di posisi empat besar terpaut sangat tipis, yang membuat setiap hasil pertandingan di tiga pekan sisa menjadi sangat menentukan bagi kelolosan tim.

Jika PSS Sleman mampu menyapu bersih kemenangan di tiga laga terakhir, tim ini akan mengumpulkan total 58 poin dan otomatis promosi dengan status juara grup. Namun, posisi mereka terus dibayangi oleh Barito Putera yang berada di urutan kedua dengan 48 poin, atau hanya berselisih satu angka dari Laskar Sembada.

Persipura Jayapura juga masih memiliki peluang di peringkat ketiga dengan koleksi 47 poin, sementara Kendal Tornado FC berada di posisi keempat dengan 44 poin. Persipura dan Kendal Tornado FC wajib memenangkan semua laga sisa sembari berharap PSS Sleman dan Barito Putera tergelincir di sisa kompetisi untuk bisa menembus posisi teratas.