— Pelatih asal Jerman, Hansi Flick, dilaporkan segera menandatangani perpanjangan kontrak bersama Barcelona hingga tahun 2028 mendatang. Kepastian ini muncul setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan prinsipil yang akan diresmikan sesaat setelah Barcelona mengunci gelar juara Liga Spanyol secara matematis.

Langkah strategis ini diambil manajemen Blaugrana untuk memberikan stabilitas jangka panjang bagi tim utama di bawah arahan Flick. Meskipun tanggal peresmian belum ditentukan, peta jalan klub sudah jelas untuk memulai perencanaan musim depan dengan perubahan skuad yang signifikan di bawah kendali penuh mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.

Baca Juga: Hansi Flick Hadapi Realita Pahit Pasca Kegagalan Barcelona di Eropa

Keputusan perpanjangan masa bakti ini didasarkan pada performa impresif Barcelona di kancah domestik dan kepercayaan penuh dari dewan direksi klub terhadap kepemimpinan Flick di ruang ganti.

Kepercayaan Penuh Joan Laporta terhadap Proyek Flick

Presiden Barcelona, Joan Laporta, menjadikan keberlangsungan Hansi Flick di kursi kepelatihan sebagai prioritas utama sejak awal masa jabatannya. Laporta bahkan sudah mempertimbangkan nama Flick sebelum kedatangannya, namun komitmen sang pelatih dengan federasi Jerman kala itu sempat menunda rencana tersebut.

Baca Juga: Barcelona Lirik Jan Virgili Sebagai Opsi Murah Pengganti Marcus Rashford

Hansi Flick baru merapat ke Camp Nou setelah kepergian Xavi Hernandez dan langsung memberikan dampak instan pada performa tim. Pada musim debutnya, ia berhasil membawa Barcelona mendominasi kompetisi domestik dengan merengkuh trofi Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana.

Flick yang dikenal dengan filosofi bekerja tahun demi tahun awalnya enggan berkomitmen jangka panjang sebelum kepastian hasil pemilihan presiden klub. Namun, setelah Laporta dikukuhkan kembali sebagai presiden pada 15 Maret, pembicaraan mengenai masa depan sang pelatih langsung mencapai titik temu yang solid.

Misi Membawa Barcelona Menuju Era Baru Camp Nou

Struktur kontrak baru ini mencakup jaminan durasi dua musim ke depan ditambah dengan satu musim opsional bagi Hansi Flick. Manajemen klub menginginkan pelatih berusia 59 tahun itu tetap berada di bangku cadangan hingga masa jabatan presiden Joan Laporta berakhir di masa mendatang.

Salah satu target emosional dari proyek ini adalah memastikan Hansi Flick menjadi juru taktik yang memimpin tim saat Barcelona kembali bermarkas di stadion Camp Nou yang sedang direnovasi. Laporta secara terbuka mengungkapkan ambisinya agar Flick memimpin proyek sepak bola klub hingga tuntas di stadion kebanggaan warga Catalan tersebut.

“Tujuannya adalah agar Flick memimpin proyek ini sampai akhir masa jabatan presiden dan menjadi pelatih yang meresmikan Camp Nou yang baru,” berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh Marca mengenai visi manajemen klub.

Dengan gelar liga yang sudah berada di depan mata, pihak klub tidak lagi melihat alasan untuk menunda formalisasi kesepakatan ini. Flick kini mulai fokus pada identifikasi target transfer baru guna memperkuat tim demi persaingan di level Liga Champions musim depan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun bersama manajemen.