— Laga leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 antara Atletico Madrid dan Arsenal akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Kamis (30/4/2026) pukul 02.00 WIB. Namun, jelang pertandingan penting ini, Arsenal harus menghadapi kenyataan pahit dengan absennya tiga pemain kunci mereka.

Jurrien Timber, Kai Havertz, dan Mikel Merino dipastikan tidak masuk dalam skuad akibat masalah cedera. Ketiganya memiliki peran vital dalam skema permainan Arsenal musim ini, sehingga absensi mereka menjadi tantangan besar bagi pelatih Mikel Arteta.

Arteta mengonfirmasi bahwa Timber belum mencapai kondisi fisik yang ideal untuk tampil. Sementara itu, Havertz mengalami cedera otot saat pertandingan melawan Newcastle United, dan Merino masih dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi patah tulang kaki sejak awal tahun.

Kedalaman Skuad Jadi Andalan Arsenal

Meski kehilangan tiga pemain penting, Arsenal tetap membawa 23 pemain untuk laga tandang ini. Di sektor penjaga gawang, David Raya akan menjadi pilihan utama, didukung oleh Kepa Arrizabalaga dan kiper muda Tommy Setford.

Di lini belakang, Arsenal masih memiliki sejumlah nama tangguh seperti William Saliba, Gabriel Magalhaes, hingga Ben White. Kehadiran pemain muda juga memberikan opsi tambahan dalam menjaga keseimbangan tim.

Lini tengah akan dipimpin oleh kapten Martin Odegaard bersama Declan Rice. Selain itu, nama-nama seperti Martin Zubimendi dan Eberechi Eze siap memberikan variasi permainan. Eze sendiri dikabarkan sudah dalam kondisi fit meski sebelumnya sempat mengalami gangguan kebugaran.

Lini Depan Andalkan Gyokeres dan Saka

Absennya Havertz membuka peluang besar bagi striker asal Swedia, Viktor Gyokeres, untuk tampil sebagai ujung tombak utama. Ia akan mendapat dukungan dari para pemain sayap cepat seperti Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, serta Leandro Trossard.

Selain itu, opsi lain seperti Gabriel Jesus dan Noni Madueke bisa menjadi pembeda, terutama saat pertandingan memasuki fase krusial.

Arteta sendiri kerap menyebut pemain cadangan sebagai “finishers”, menegaskan bahwa peran mereka sangat penting dalam menentukan hasil akhir pertandingan, terutama dalam kompetisi dengan intensitas tinggi seperti Liga Champions.

Ambisi Besar Menuju Final

Dalam konferensi pers jelang laga, Arteta menegaskan bahwa timnya datang ke Madrid dengan ambisi besar.

“Kami siap bersaing dan mengambil langkah besar menuju final,” ujarnya penuh keyakinan.

Arsenal memang tengah memburu sejarah dengan target mencapai final Liga Champions pertama sejak tahun 2006. Dengan performa impresif sepanjang musim ini, The Gunners memiliki peluang besar untuk mewujudkan ambisi tersebut, meski harus menghadapi tekanan besar di kandang Atletico.

Tantangan Berat di Wanda Metropolitano

Bermain di markas Atletico Madrid bukanlah tugas mudah. Tim asuhan Diego Simeone dikenal memiliki atmosfer kandang yang sulit ditaklukkan, terutama dalam laga-laga besar Eropa.

Namun, Arsenal memiliki keuntungan akan memainkan leg kedua di kandang sendiri. Hal ini bisa menjadi faktor penting dalam strategi mereka, terutama jika mampu meraih hasil positif atau minimal menahan imbang pada leg pertama.

Pemenang dari duel ini nantinya akan menghadapi salah satu dari Paris Saint-Germain atau Bayern Munich di partai final yang akan digelar di Budapest pada akhir Mei mendatang.