Site icon Detak Media

Hadiri Wisuda Sarjana STAI Natuna, Berikut Pesan Wan Siswandi

Natuna, DM – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna menggelar sidang terbuka Wisuda Sarjana Strata 1 (S1) di Gedung Sri Srindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Batu Hitam, Kecaman Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (13/1/2022) Pagi.

Jumlah wisudawan yang di sidang sebanyak 124 orang, dengan masing-masing jurusan antara lain, Pendidikan agama Islam ke – XIV, Ekonomi Syariah ke X, Hukum Pidana Islam (Jinayah) ke-III, Pendidikan Islam Anak Usia Dini ke-II dan Komunikasi Penyiaran Islam ke-II STAI Natuna.

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Natuna Wan Siswandi, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dr. Darson, Mpd, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Hadi Candra dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan sambutannya, meminta kepada wisudawan STAI Natuna dapat berkontribusi dalam kemajuan Kabupaten Natuna kedepan. Ia juga menyarankan supaya setelah selesai kuliah jangan milih milih perkerjaan, karena saat ini peluang pekerjaan sangat terbatas.

“Apa yang bisa kita lakukan sekarang ya kita kerjakan dulu, jangan pilih pilih. Lakukan apa yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat dan pemerintah Natuna secara umum. Karena kalau kita pilih pilih ya susah juga, karena kondisi perkerjaan sekarang itu terbatas, ini perlu dipahami juga,” ucap Wan Sis

Demi kemajuan Natuna kedepan, orang nomor 1 di Kabupaten Natuna itu juga menginginkan kontribusi dari STAI sangat dominan di Pemda. Apalagi ada ASN di lingkungan Pemda Natuna yang kuliah di STAI.

Para peserta wisuda STAI Natuna saat mendengarkan arahan Bupati Natuna, f : Zaki/detak.media

Sebagai salah seorang yang pernah menjadi dosen di STAI, secara pribadi dirinya sangat bangga dengan keberadaan dan kontribusi STAI Natuna dalam membangun manusia manusia unggul di Kabupaten terdepan NKRI ini.

“Oleh sebab itu kita harus bangga dengan perguruan tinggi yang kita miliki. Saya adalah bagian dari STAI karena saya pernah menjadi Dosen di STAI pada tahun 2006 saat saya masih menjabat sebagai camat. Kalau saya tidak suka dengan STAI, barangkali saya tidak akan menjadi Dosen di STAI dan tidak akan hadir hari ini. Karena STAI adalah bagian dari diri saya secara pribadi dan bagian dari Pemerintah Daerah Natuna, maka sudah sepantasnya kita bangga dengan keberadaan STAI yang telah menghasilkan manusia manusia yang unggul di Kabupaten natuna,” paparnya.

Bupati juga sependapat dengan pernyataan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad terlebih dahulu yang dibacakan oleh Kadis Pendidikan Provinsi Kepri pada awal acara.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri menjelaskan bahwa bekerja itu tidak semestinya harus jadi Pegawai Negeri Sipil dan Honorer, namun masih banyak peluang peluang lain yang memang harus diciptakan dan kalau bisa kita sendiri yang menjadi pelaku menciptakan peluang itu.

“Kalau kita bisa sendiri kenapa tidak, itulah cara berpikir entrepenuer kedepan, baik itu untuk kemajuan pribadi maupun kemajuan Natuna,” tandasnya.

Penulis : Zaki
Editor : Redaksi

Exit mobile version