Site icon Detak Media

Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuh Pengusaha Besi Tua di Tanjungpinang

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando, f mael/detak.media

DM – Tim Satreskrim Polres Tanjungpinang, berhasil menangkap satu terduga pelaku pembunahan terhadap pengusaha jual beli besi tua, Zainudin (49).

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan terduga pelaku tersebut diamankan di Tembilahan, Provinsi Riau, pada Minggu (26/9/2021) lalu.

“Menurut informasi Tim polres Tanjungpinang dan Polda Kepri, sudah diamankan satu orang. Di wilayah Tembilahan,” ujar Fernando saat ditemui, Senin (27/9/2021).

Saat ini, kata Fernando pihaknya masih melakukan pengembangan, untuk mencari tau apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam perkara pembunuhan ini.

“Untuk hasil visumnya belum ada. Yang jelas masih pengembangan,” ungkapnya.

Dirinya menerangkan, bahwa Zainudin ditemukan di Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, dalam kondisi terkubur dan tidak bernyawa.

“Sore kemarin ditemukan, di Ekang Anculai, Kilometer 58 Bintan, Dalam kondisi terkubur dan tidak terlalu dalam,” tutupnya.

Sebelumnya, Tim Sar bersama pihak Kepolisian setempat sempat menemukan mobil milik toke besi tua tersebut di bibir Danau Biru, Kabupaten Bintan dalam kondisi terbalik dan rusak parah, pada Jum’at (24/9/2021) lalu.

Menurut Eni Marlin yang merupakan istri korban, bahwa Zainudin pergi dari kediamannya pada Minggu (5/9/2021) yang lalu.

“Sore dia pergi, cuma saya tidak lihat. Engga tau pergi kemana, karena saat itu saya sedang tidak dirumah,” ungkapnya, Sabtu (25/9/2021).

Kata Eni, dirinya sempat menelpon suaminya selama dua hari berturut-turut, namun tidak ada respon dari Zainudin. Setelah dua hari melakukan pencarian, Eni menyampaikan pihaknya langsung membuat laporan ke Polres Tanjungpinang pada Rabu (8/9/2021).

“Minggu dan Senin jam 10 WIB masih bunyi, tapi engga diangkat. Setelah itu nomornya tidak aktif lagi. Sebentar aja aktifnya,” sebutnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa suaminya pergi dengan membawa sejumlah ATM dan STNK mobil. Setelah mobil ditemukan, barang barang yang kerap dibawa Zainudin raib.

“Udah engga ada ATM, buku banknya. Cuma tinggal minyak rambut dan cahger lapotop didalam mobil. Minya rambut punya suami saya, tapi chager bukan punya dia,” ungkapnya.

Eni juga sempat mendapatkan kabar dari kerabat keluarganya, bahwa Zainudin pergi bersama dengan Joo, yang merupakan pelanggannya.

“Polisi sudah kerumahnya (Joo), tapi Joo hilang juga. Setau saya dia ituu penyelam mencari besi, dan menjual disini. Dan baru kenal belum sathun ini,” tutupnya.

Penulis : Mael

Editor   : Redaksi

Exit mobile version